ANALISIS KEMAMPULABAAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

Rina Marliani

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada 6 perusahaan manufaktur yang listing perdana di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada tahun 2000 dengan judul “Analisis Kemampulabaan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Go Public Di Bursa Efek Jakarta (BEJ)”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang tingkat kemampulabaan perusahaan-perusahaan sebelum go public jika di bandingkan dengan perusahaan-perusahaan sesudah go public.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan sebuah hipotesis yaitu : bahwa tingkat kemampulabaan perusahaan setelah go public tidak lebih baik dibandingkan dengan tingkat kemampulabaan perusahaan sebelum go public.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah tingkat kemampulabaan perusahaan setelah go public tidak lebih baik jika dibandingkan dengan tingkat kemampulabaan perusahaan sebelum go public menggunakan analisis statistik uji-t. Tolok ukur untuk menentukan bahwa tingkat kemampulabaan perusahaan setelah go public tidak lebih baik dibandingkan dengan tingkat kemampulabaan perusahaan sebelum go public adalah jika probabilitas (p) < 0,05.
Hasil perhitungan dengan alat analisis statistik uji-t untuk tingkat kemampulabaan perusahaan setelah go public tidak lebih baik jika dibandingkan dengan tingkat kemampulabaan perusahaan sebelum go public adalah signifikan pada tingkat kepercayaan (p) < 0,05.
Dari hasil analisis uji-t tersebut sesuai dengan tolak ukur yang digunakan maka tingkat kemampulabaan perusahaan setelah go public tidak lebih baik di bangdingkan dengan kemampulabaan perusahaan sebelum go public. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini terbukti.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa melalui go public hanyalah salah satu cara perusahaan untuk memperoleh dana segar dari masyarakat, akan tetapi tidak bisa menjamin bahwa dengan go public secara otomatis kemampulabaan perusahaan akan meningkat. Namun demikian karena perusahaan telah mengambil keputusan melakukan listing, maka disarankan agar manajemen perusahaan diharapkan dapat melakukan pembenahan manajemen secara khusus dibidang sumber daya manusia yang dimiliki agar mampu meningkat kinerja perusahaan dengan demikian citra perusahaan di mata masyarakat (pelaku bursa saham seperti pemerintah, investor dan broker) serta masyarakat umum akan semakin baik, hal ini dikarenakan perusahaan memiliki tanggungjawab pada public (pemegang saham) dalam pelaksanaan kegiatan usahannya.

 

Keyword : go public; kemampulabaan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/7/jiptummpp-gdl-s1-2004-rinamarlia-306-1.+PENDA-N.pdf


Keywords


go public; kemampulabaan