VARIABLE COSTING METHOD SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENERIMA ATAU MENOLAK ORDER DIBAWAH HARGA NORMAL PADA PERUSAHAAN KULIT PENDAWA DI MAGETAN

Hery Musthofa Luthfi

Abstract


Perusahaan tidak terlepas dari masalah yang menyangkut pengambilan keputusan yang bersifat jangka pendek, contohnya pengambilan keputusan dalam menerima atau menolak permintaan khusus. Berlatar belakang dari permasalahan di atas penulis tertarik pada tema pengambilan keputusan jangka pendek tersebut karena itu penulis mengambil judul “Variable Costing Method Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Pengambilan Keputusan Menerima Atau Menolak Order Dibawah Harga Normal Pada Perusahaan Kulit Pendawa Magetan”. Dengan demikian permasalah yang timbul adalah bagaimana Variable costing method diterapkan untuk pengambilan keputusan menerima atau menolak permintaan khusus pada Perusahaan Kulit Pendawa Magetan.
Lokasi penelitian dilakukan pada Perusahaan Kulit Pendawa Magetan. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan memisahkan biaya semivariabel ke dalam biaya tetap dan biaya variabel, dengan menggunakan least square method, kemudian menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan metode variable costing, dan mengambil keputusan mengenai permintaan khusus dengan analisis kontribusi margin.
Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan mendapatkan keuntungan dari permintaan khusus produk sepatu sebesar Rp. 26.393.422,68 untuk tahun 2002. Pada permintaan khusus produk dompet sebesar Rp 9.347.881,95. Pada tahun 2002 perusahaan mendapatkan keuntungan dari permintaan khusus produk ikat pinggang sebesar Rp. 7.044.916,5. Sedangkan untuk produk jaket perusahaan Pendawa Magetan tidak mendapat laba tambahan atau memperoleh rugi dari permintaan khusus sebesar - Rp.15.381.528,8.
Perusahaan seharusnya menggunakan variable costing method untuk menganalisis suatu permintaan khusus. Jika harga permintaan khusus masih diatas batasan harga pokok variabelnya, sebaiknya permintaan khusus tersebut diterima. Selama ini dalam mengambil keputusan menerima atau menolak permintaan khusus perusahaan masih menggunakan metode full costing.

 

Keyword : variable costing; least square

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/7/jiptummpp-gdl-s1-2004-herymustho-308-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


variable costing; least square