EVALUASI ATAS PENERAPAN METODE PENGAKUAN PENDAPATAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT. BRANTAS ABIPRAYA MALANG DIVISI PERALATAN

Eko Budi Santoso

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada perusahaan jasa konstruksi PT. Brantas Abipraya Malang. Judul yang diambil dalam penelitian ini adalah “ Evaluasi Atas Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Perusahaan Pada PT. Brantas Abipraya Malang Divisi Peralatan”.
Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana penerapan metode pengakuan pendapatan oleh perusahaan efektif dan tepat, serta untuk mengetahui pengaruh dari penerapan pengakuan metode pendapatan yang digunakan perusahaan terhadap laporan keuangan perusahaan pada PT. Brantas Abipraya Malang.
Dalam penelitian ini, penulis mengambil tiga rumusan masalah yang akan dievaluasi yaitu : mengetahui metode pengakuan pendapatan apa yang digunakan oleh perusahaan, apakah pengaruh penerapan metode yang digunakan perusahaan terhadap laporan keuangan perusahaan jika dibandingkan dengan metode biaya-ke-biaya.
Tehnik analisa yang digunakan adalah membandingkan metode yang digunakan perusahaan yaitu metode persentase penyelesaian berdasarkan progress fisik dengan metode persentase penyelesaian berdasarkan biaya ke biaya. Dari hasil pembandingan tersebut dapat diketahui kelemahan dan kebaikan dari kedua metode tersebut dan mana yang lebih sesuai digunakan perusahaan.
Hasil evaluasi dan perhitungan adalah mengerjakan proyek selama tiga tahun, tahun pertama perusahaan mencatat pengakuan pendapatan lebih kecil dari metode biaya ke biaya dengan selisih Rp. 157.620.000, dan tahun kedua mengakui pendapatan lebih besar dari metode biaya ke biaya dengan selisih Rp. 207.320.000. Dari hasil analisis tersebut, metode progress fisik yang digunakan perusahaan mengakui pendapatan dan laba kotor kurang dari semestinya (understatement) dan terlalu tinggi atau lebih dari yang seharusnya (overstatement). Sehingga tingkat kewajaran dalam penyajian dalam laporan keuangan kurang.
Berdasarkan kesimpulan diatas, sebaiknya PT. Brantas Abipraya Malang menggunakan metode persentase penyelesaian berdasarkan biaya ke biaya dalam mengakui pendapatan agar kewajaran laporan keuangan lebih akurat.

 

Keyword : metode pengakuan pendapatan; laporan keuangan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/25/jiptummpp-gdl-s1-2004-ekobudisan-1244-pendahul-n.pdf


Keywords


metode pengakuan pendapatan; laporan keuangan