PENERAPAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.

Aries Ifansyah

Abstract


Pada dasarnya setiap perusahaan didirikan memiliki prinsip profit oriented atau beroreintasi kepada laba atau keuntungan. Jika perusahaan mampu memberikan tingkat keuntungan yang optimal tentu saja pihak kreditur atau pemegang saham akan menaruh kepercayaan yang tinggi untuk tetap menginvestasikan sejumlah dananya kepada perusahaan yang bersankutan. Selain berorientasi kepada keuntungan secara prinsip keuntungan tersebut haruslah berwawasan sosial atau keberadaan perusahaan tersebut berarti bagi masyarakat secara luas. Apabila masyarakat secara luas memandang suatu perusahaan memberikan arti yang bermanfaat, masyarakat sebagaimana pemegang saham juga akan semaking percaya terhadap keberadaan perusahaan tersebut. Peranan pemegang saham dalam sebuah perusahaan sangat penting, mengingat sebagian dana operasional perusahaan didapatkan dari pemegang saham berupa modal saham. Untuk itu penilaian kinerja keuangan sebuah perusahaan ditinjau dari kepentingan pemegang saham perlu dibuaat sebagai pedoman emiten mengambil keputusan investasi. Alat analisis kinerja keuangan yang dipakai untuk kepentingan pemegang saham adalah Economic Value Added (EVA)
Berdasarkan uraian singkat diatas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk., selama periode tahun 1999 – 2001 dengan menggunakan analisis Economic Value Added (EVA). Implikasi dari tujuan penelitian ini maka langkah yang diambil untuk menentukan nilai Economic Value Added (EVA) pendekatan yang digunakan adalah Capital Asset Pricing Model.
Dari hasil perhitungan nilai Economic Value Added (EVA) yangdilakukan didapat hasil bahwa sisa laba melebihi semua biaya modal yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut, atau dengan kata lain tingkat pengembalian atas modal (rate on capital) melebihi dari tingkat pengembalian yang diharapkan investor. Maka dapat dikatakan kinerja keuangan perusahaan pada tahun 1999 sampai tahun 2001 adalah sangat baik, hal itu tercermin pada nilai tambah ekonomis terus mengalami peningkatan yang besarnya masing-masing nilai EVA adalah sebagai berikut: pada tahun 1999 Rp716,301,703,144, pada tahun 2000 sisa laba yang dihasilkan sebesar sebesar Rp1,063,626,079,493, dan pada tahun 2001 menjadi sebesar Rp 1,767,392,378,581. Sehingga dapat ditarik kesimpulan selama tahun 1999-2001 PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk., berhasil memberikan nilai tambah secara ekonomis bagi pemegang sahamnya.

 

Keyword : penerapan economic value added

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/21/jiptummpp-gdl-s1-2004-ariesifans-1024-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


penerapan economic value added