ANALISIS PERBEDAAN KINERJA SAHAM ( RETURN DAN RISIKO ) SEHUBUNGAN DENGAN PRAKTEK PERATAAN LABA ( STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERGOLONG DALAM INDEKS LQ45 DI BURSA EFEK JAKARTA )

M. HENDRO SAFRUDIN

Abstract


Perataan laba ( income smoothing ) merupakan tindakan yang disengaja dalam menormalisasi laba agar mencapai suatu trend atau tingkat yang diinginkan oleh manajemen ( Belkaoui, 2000:56 ). Perataan laba muncul karena adanya keinginan rasional dari pihak manajemen yang berusaha untuk memaksimalkan kekayaanya. Motivasi ini mempengaruhi pihak manajemen dalam pemilihan kebijakan ? kebijakan akuntansi, yang pada akhirnya mendorong pihak manajemen untuk melakukan income smoothing.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan apakah ada perbedaan kinerja saham antara perusahaan perata laba dengan perusahaan bukan perata laba yang diukur dengan variabel return dan risiko pasar saham pada perusahaan ? perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45 di Bursa Efek Jakarta ( BEJ ).
Dalam penelitian ini, penulis mengambil tiga hipotesis, yaitu pertama bahwa diduga terdapat praktek perataan laba pada perusahaan yang tergolong dalam indeks LQ 45 di BEJ, yang kedua diduga bahwa terdapat perbedaan signifikan return saham perusahaan perata laba dan perusahaan bukan perata laba, yang ketiga diduga terdapat perbedaan yang signifikan risako saham perusahaan perata laba dan perusahaan bukan perata laba.
Penelitian ini menggunakan sample sebanyak 16 perusahaan yang dilpilih dengan metode purpose ( judgement ) sampling, sample ini diperoleh dari kriteria pemilihan sampel yaitu perusahaan yang selama periode 1998 ? 2003 berturut ? turut masuk ke dalam indeks LQ 45 di BEJ. Kemudian sampel terpilih diklasifikasikan ke dalam kelompok perata laba dan kelompok bukan perata laba dengan indeks Eckel ( 1981 ). Dari hasil klasifikasi sampel tersebut diketahui bahwa dari 16 perusahaan sampel, sebanyak 7 perusahaan melakukan perataan laba sedangkan 9 perusahaan tidak melakukan perataan laba.
Penelitian ini bersifat penelitian analisis ( analytical research ) yang dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan uji beda dua rata ? rata dengan menggunakan uji T karena pada pengujian kenormalan data sebelumnya menghasilkan kesimpulan bahwa baik return maupun risiko berdistribusi normal. Dari analisa hasil penelitian dapat dibuktikan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada return dan risiko saham perusahaan antara perusahaan perata laba dan bukan perusahaan perata laba.

 

Keyword : Perataan laba ( income smoothing )

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/2/jiptummpp-gdl-s1-2004-choiroma97-93-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Perataan laba ( income smoothing )