PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT RATIO, DAN INVENTORY TURN OVER TERHADAP EARNING PER SHARE (EPS) PADA INDUSTRI FARMASI PERUSAHAAN YANG LISTING DI BEJ

Sobwan Arifin

Abstract


Penelitian ini merupakan studi empiris pada perusahaan farmasi yang listing di BEJ dengan judul ?Pengaruh Current Ratio, Financial Leverage (debt ratio), dan Inventory Turn Over Terhadap Earnings Per Share (EPS) Pada Industri Farmasi Perusahaan Yang Listing Di BEJ?.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel current ratio, financial leverage (debt ratio), dan inventory turn over terhadap EPS; dan untuk mengetahui variabel manakah yang mempunyai pengaruh paling kuat terhadap EPS pada perusahaan farmasi yang listing di BEJ.
Dalam penelitian ini penulis mengambil dua hipotesis, yaitu: variabel current ratio, financial leverage (debt ratio), dan inventory turn over mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap EPS; dan variabel current ratio adalah variabel yang dominan dalam mempengaruhi EPS pada perusahaan farmasi yang listing di BEJ.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji F diketahui bahwa tingkat signifikansi F = 0.048, dengan nilai  = 0.05, maka (Sign F<) = (0.048<0.05) atau nilai Fhitung = 2,873 dan nilai Ftabel = 2,84 maka (Fhitung>Ftabel) = (2,873>2,84). Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel current ratio, financial leverage (debt ratio), dan inventory turn over secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap EPS. Jadi, berdasarkan hasil uji F tersebut maka hipotesis pertama diterima (terbukti). Berdasarkan hasil uji statistik (uji t), diketahui bahwa variabel X1 (current ratio) dengan nilai sign t = 0,011;  = 0,05 maka (sign t<) = (0,011<0,05) atau (thitung>ttabel) = (2,683>2,021). Hal tersebut menunjukkan bahwa secara parsial variabel current ratio berpengaruh signifikan terhadap EPS. Sedangkan pada variabel X2 (financial leverage); (sign t>) = (0,732>0,05) atau (thitung) = (0,700>0,05) atau (thitung
Nilai beta (koefisien regresi) variabel current ratio (X1) = 0,447; financial leverage (X2) = 0,057; dan inventory turn over (X3) = -0,056. Dari ketiga variabel, variabel current ratio memiliki nilai beta yang paling besar. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel X1 memiliki pengaruh paling dominan terhadap vaiabel Y (EPS). Dari hasil perhitungan tersebut, hipotesis kedua terbukti secara statistik.
Berdasarkan hasil analisis di atas, penulis dapat menyarankan bahwa perusahaan dalam meningkatkan EPS dapat memperhatikan variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap EPS dalam penelitian ini.

 

Keyword : Current Ratio, Financial Leverage (debt ratio); Inventory Turn Over; Earnings Per Share (EPS)

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/84/jiptummpp-gdl-s1-2005-sobwanarif-4164-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Current Ratio, Financial Leverage (debt ratio); Inventory Turn Over; Earnings Per Share (EPS)