ANALISIS CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP SAHAM GO PUBLIC DI BEJ (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Sahamnya Termasuk Dalam Jakarta Islamic Index)

Wahyu Wibowo

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian studi empiris untuk menguji pengaruh indeks harga terhadap harga saham. Penelitian dilakukan di lembaga pasar modal Indonesia, yaitu di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan judul ?Analisis Capital Asset Pricing Model Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Terhadap Saham Go Public di BEJ (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Sahamnya Termasuk Dalam Jakarta Islamic Index)?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi penggunaan indeks harga (return market) sebagai instrumen tunggal pengukur resiko sistematis (beta), untuk menentukan posisi saham yang akan datang, apakah undervalued atau overvalued, serta melihat pengaruh (korelasi) resiko terhadap harga saham.
Metode dalam analisis data adalah dengan menggunakan analisis CAPM dengan berpedoman pada Security Market Line. Indikator yang digunakan meliputi: (i) Harga saham individu untuk menghitung return individual, (ii) Suku bunga SBI untuk menghitung risk free return, dan (iii) Indeks harga untuk menentukan resiko sistematis (beta). IHSG dan JII dipergunakan sebagai indeks harga, untuk melihat seberapa besar pengaruh masing-masing indeks terhadap signifikansi hasil estimasi.
Hasil analisis CAPM terhadap rata-rata mingguan terhadap 13 saham JII tahun 2002 sampai 2004 menunjukkan bahwa, pengujian untuk IHSG, signifikansi estimasi sebesar 84,62% dengan penyimpangan 15,38%. Pada pengujian untuk JII, ketepatan estimasi sebesar 76,92% dan kesalahan estimasi 23,08%. Perbandingan dari kedua indeks dapat diketahui, penggunaan indeks IHSG lebih akurat daripada indeks JII. Hasil perhitungan korelasi juga memperlihatkan korelasi yang positif antara beta dan return dari masing-masing indeks.
Berdasarkan hasil analisis diatas, peneliti berpendapat bahwa, resiko penyimpangan terhadap estimasi dapat diminimalisasi dengan menambah jumlah saham dan memperpendek periode waktu analisis.

 

Keyword : return individual; return market; beta; security market line

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/87/jiptummpp-gdl-s1-2005-wahyuwibow-4340-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


return individual; return market; beta; security market line