ANALISIS PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT MIKRO PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA UNIT YOSOWILANGUN LUMAJANG

Arik Rachmadyan Permadi

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Yosowilangun Lumajang dengan judul ?Analisis Pengendalian Intern Pemberian Kredit Mikro (Kupedes) Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Yosowilangun Lumajang?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern terhadap kredit mikro sudah sesuai dengan prinsip internal control serta penerapannya dan apakah BRI Unit Yosowilangun telah melaksanakan System Pengendalian Intern secara tepat
Analisis data dengan menggunakan prinsip internal control pada aplikasi perbankan, yaitu analisis pembagian tugas dan wewenang, terhadap pelaksanaan tugas dengan pengecekan ulang, analisis penyimpanan dokumen dengan kunci kombinasi, pemberian hak cuti, pengawasan terhadap formulir yang bernomor cetak, yang dilakukan calon nasabah, proses awal, yaitu pertimbangan yang dilakukan oleh bank terhadap penganjuan kredit dari nasabah, pemeriksaan lapangan, dan proses akhir, yaitu realisasi terhadap pengajuan kredit nasabah kepada bank.
Hasil penelitian dengan analisis prinsip internal control pada aplikasi perbankan terhadap sistem pengendalian intern Bank Rakyat Indonesia Unit Yosowilangun Lumajang menunjukan bahwa fungsi bagian yang terdapat pada Bank Rakyat Indonesia Unit Yosowilangun tidak terjadi perangkapan tugas dan wewenang. Bagian pendaftaran, pemeriksaan dan realisasi kredit masing-masing telah terpelihara dan berjalan sesuai dengan prosedur pemberian kredit mikro, dengan memberikan kewenangan dan tugas yang nantinya harus dipertanggung jawabkan dengan menunjukan laporan disetiap proses dengan tandatangan pihak yang bersangkutan. Hal ini merupakan suatu bentuk pengawasan, namun tetap saja akan menjadi perhatian khusus bila pada suatu organisasi yang kecil dengan letak yang jauh dari Pembinanya, akan tidak menutup kemungkinan terjadinya proses kolusi (persengkongkolan). Dari sini job rotation sangatlah bisa dijadikan suatu proses pencegahan kasus yang akhir-akhir ini banyak menimpa BRI Unit selain pengawasan yang ada, dengan tanpa menunggu adanya kasus yang dibuat BRI Unit.Berdasarkan hasil analisis sistem pengendalian intern pemberian Kupedes, penulis mengimplikasikan pada Bank yang besar dengan banyak unit pada setiap cabang yang mampu menjalankan kredit mikro sedangkan bank lain masih belum mampu menembusnya, dengan pada masing-masing unit terdiri dari 4 sampai 5 karyawan sedangkan permasalahan yang dihadapi sangatlah komplek, maka sebaiknya selalu dilakukan pembinaan dan pembenahan serta memberikan kesempatan belajar diluar juga pendidikan intern dari Sekolah Pendidikan (Sendik).

 

Keyword : PENGENDALIAN INTERN; KREDIT MIKRO

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/90/jiptummpp-gdl-s1-2005-arikrachma-4471-PENDAHUL-..pdf


Keywords


PENGENDALIAN INTERN; KREDIT MIKRO