PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT. PESONA REMAJA MALANG

AAN WIDODO

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada PT. Pesona Remaja Malang dengan judul Penerapan Perencanaan Pajak Penghasilan Badan pada PT. Pesona Remaja Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pajak terutang yang ditanggung oleh perusahaan sebelum dan sesudah melakukan perencanaan pajak penghasilan, serta mengetahui permasalahan perpajakan yang sedang dihadapi oleh perusahaan dengan cara mencari pemecahan masalah berdasarkan teori Undang-undang perpajakan yang berlaku
Dalam penelitian ini, data yang diperlukan adalah data laporan keuangan perusahaan antara lain, yaitu; laporan harga pokok produksi, laporan laba rugi, laporan neraca. Alat analisis yang digunakan antara lain; i. Perhitungan pajak penghasilan terutang melalui rekonsiliasi, ii. Mengidentifikasi biaya-biaya fiskal perusahaan, iii. Menganalisa dan memecahkan masalah perencanaan pajak atas biaya-biaya fiskal agar dapat dikurangkan terhadap laba kena pajak, iv. Menerapkan strategi perencanaan pajak terhadap perusahaan, v. melakukan perhitungan pajak penghasilan melalui perencanaan pajak, vi. Membandingkan besarnya penghematan pajak sebelum dan sesudah melakukan perencanaan pajak.
Dari hasil analisa diatas, besarnya laba bersih sebelum pajak perusahaan mengalami perubahan secara komersial Rp 744,436,353 menjadi Rp 918,046,063 setelah adanya koreksi fiskal dan menjadi Rp 702,715,103 setelah dilakukan perencanaan pajak. Tentu saja hal ini mempengaruhi besarnya pajak terutang yang dibayar perusahaan, secara komersial Rp 205,830,906, dan secara fiskal Rp 257,913,980, menjadi Rp 193,314,531 setelah adanya perencanaan pajak. Dengan demikian perusahaan telah melakukan penghematan pajak sebesar Rp 509,400,572. penghematan pajak ini merupakan penghasilan bagi perusahaan yang tidak dikenakan pajak, karena hasil ini merupakan proses perhitungan penghasilan setelah dikenakan pajak.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis menyimpulkan bahwa perencanaan pajak dapat dihitung melalui biaya-biaya yang ada pada laporan keuangan perusahaan dengan melakukan koreksi fiskal terhadap biaya-biaya yang dalam perpajakan tidak boleh dikurangkan terhadap PKP. Sehingga dengan adanya penerapan perencanaan pajak akan dapat meminimalkan besarnya pajak terutang yang harus dibayar oleh perusahaan atau dengan kata lain bahwa perusahaan telah melakukan penghematan pajak.

 

Keyword : perencanaan pajak; penghematan pajak

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/90/jiptummpp-gdl-s1-2005-aanwidodo0-4472-Pendahul-n.pdf


Keywords


perencanaan pajak; penghematan pajak