PENGARUH EARNING PER SHARE DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ 45

Aprillia Astha Dwi Kurniawati

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian explanatory (penjelasan) pada PT. Bursa Efek Jakarta dengan judul ?Pengaruh Earning Per Share dan Tingkat Bunga Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Yang Tergabung Dalam Indeks LQ45?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh earning per share dan tingkat bunga secara simultan terhadap harga saham; dan untuk mengetahui faktor yang dominan berpengaruh terhadap harga saham. Periode data yang diambil adalah periode tahun 2003 ? 2004.
Dalam penelitian ini peneliti mengajukan dua hipotesis, yaitu: secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara earning per share dan tingkat bunga terhadap harga saham; dan earning per share mempunyai pengaruh yang dominan terhadap harga saham.
Analisis data yang digunakan adalah: (1) uji normalitas data, (2) pengujian asumsi klasik, (3) analisis korelasi, (4) analisis regresi berganda, (5) koefisien determinasi, dan (6) pengujian hipotesis.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa: (1) berdasarkan hasil uji statistik menyatakan secara simultan earning per share dan tingkat bunga berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45. Hasil ini dibuktikan dengan uji F yang menunjukkan bahwa nilai Fhitung > Ftabel (9,026 > 3,99). (2) Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa variabel earning per share mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham sedangkan variabel tingkat bunga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Sehingga earning per share merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap harga saham. Hasil ini dibuktikan dengan nilai Thitung > Ttabel (4,198 > 1,670). Dengan demikian dua hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti.
Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti dapat mengimplikasikan bahwa perusahaan yang akan meningkatkan harga sahamnya dapat memperbaiki kinerja keuangan perusahaan dengan meningkatkan earning per share, karena earning per share yang tinggi menyebabkan harga saham menjadi semakin tinggi. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris yang bisa digunakan sebagai landasan penelitian yang lebih lanjut tentang harga saham. Penelitian ini juga dapat diuji dengan menambah periode penelitian sehingga hasilnya dapat lebih akurat. Selain itu, dapat juga mempertimbangkan variabel lain yang bersifat kualitatif seperti stabilitas politik, inflasi, dan kebijakan moneter. Karena pada kenyataannya pasar modal di Indonesia cenderung tidak efisien. Sebab faktor internal perusahaan kurang mempengaruhi harga saham, sehingga tidak bisa dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan investasi.

 

Keyword : BEJ; Saham

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/93/jiptummpp-gdl-s1-2005-aprilliaas-4649-Pendahul-n.pdf


Keywords


BEJ; Saham