ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIK DI BEJ

Sumarsih Sumarsih

Abstract


Era globalisasi pada saat ini menyebabkan situasi industri penuh dengan persaingan sebagai akibat dari semakin banyaknya perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi sejenis. Manajemen sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam peningkatan kinerja perusahaan selalu dihadapkan pada pengambilan keputusan. Analisis rasio sangat diperlukan karena laporan keuangan tersebut dapat memberikan informasi yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan.
Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah analisis rasio dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage dan rasio profitabilitas. Rasio-rasio tersebut digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Selama ini belum ada standar untuk rasio keuangan sehingga dalam penelitian menggunakan rata-rata perusahaan dan rata-rata industri, kecuali unutk rasio likuiditas. Standar untuk rasio likuiditas adalah Current ratio 200%, dan Quick ratio 100%. Dimana untuk rasio likuiditas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas jika melebihi rata-rata industri maka kinerja perusahaan dianggap baik. Sebaliknya untuk rasio leverage, rasio ini diharapkan berada dibawah rata-rata industri.
Penelitian ini merupakan analisis deskriptif yang mengambil sampel penelitian perusahaan yang bergerak pada industri petambangan dengan struktur laporan keuangan yang tercantum dalam Neraca dan Laporan Laba Rugi selama periode 1999-2003 dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder.
PT. Medco Energi International Tbk adalah perusahaan yang memiliki kinerja paling baik dari rasio keuangan yang digunakan dari lima perusahaan yang diteliti. Dari hasil perhitungan PT. Medco Energi International Tbk yaitu rasio likuiditas yang terdiri dari Current Ratio 244.00%, Quick Ratio 221.43%, Cash Ratio 82.71%. Rasio aktifitas perusahaan ini mengalami penurunan tetapi tidak signifikan dengan Inventory Turnover 6.18 X, Receivable Turnover 9.72 X, Working Capital Turnover 2.99 X dan Total Assets Turnover 0.58 X. Rasio leverage dengan Debt to Total Assets Ratio 29.04% dan Debt to total Equity Ratio 37.23%. Sedangkan untuk rasio profitabilitas dengan Net Profit Margin 16.17%, Return on Investment 9.7% dan Return on Equity 14.51%. Secara keseluruhan kinerja perusahaan memiliki ketahanan dan keunggulan pada rasio keuangan pada rasio keuangan yang digunakan.

 

Keyword : Analisi Rasio Keuangan; Rasio Likuiditas; Rasio Aktivitas; Rasio Leverage; Rasio Profitabilitas

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/93/jiptummpp-gdl-s1-2005-sumarsih00-4650-Pendahul-n.pdf


Keywords


Analisi Rasio Keuangan; Rasio Likuiditas; Rasio Aktivitas; Rasio Leverage; Rasio Profitabilitas