PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA

Ratna Dwi Indriyas M

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian empiris pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta,dengan judul: ?Pengaruh Biaya Sosial Terhadap Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan Yang Listing DiBursa Efek Jakarta?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh biaya sosial terhadap volume perdagangan saham pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta.
Dalam penlitian ini, hipotesis yang diambil penulis yaitu: bahwa diduga terdapat pengaruh biaya sosial terhadap volume perdagangan saham pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh biaya sosial terhadap volume perdagangan saham pada perusahaan menggunakan regresi berganda, uji R2, uji F, dan uji t.
Hasil perhitungan dengan analisis regresi berganda adalah: Y = 1928801.468 + 0.0000763 X2 + 0.0000393 X3 ? 0.0000300 X4
Dari hasil uji R2 menunjukkan angka sebesar 0,399 menerangkan bahwa biaya sosial dapat menjelaskan volume perdagangan saham sebesar 39.9% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Dari hasil uji Fhitung adalah 5,747, sedangkan Ftabel sebesar 2,975 yang berarti Fhitung > Ftabel. Berarti terdapat pengaruh variabel bebas secara keseluruhan terhadap variabel terikat.
Dari hasil uji t adalah variabel, biaya sosial produksi sebesar 1,882, biaya sosial kesejahteraan karyawan sebesar 2,955, dan biaya mayarakat sekitar perusahaan sebesar ?0,283. Hal ini berarti hanya biaya sosial kesejahteraan karyawan yang berpengaruh terhadap volume perdagangan saham. Sedangkan, biaya sosial produksi, dan biaya sosial kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan tidak ada pengaruh terhadap volume perdagangan saham perusahaan.
Dari hasil analisis data penulis menyimpulkan bahwa biaya sosial berpengaruh secara lemah terhadap volume perdagangan saham perusahaan. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini bisa terbukti meskipun masih lemah. Lemahnya pengaruh ini disebabkan oleh jenis pelaporan aktivitas sosial, bidang penelitian sosial yang dipengaruhi oleh kondisi dalam penelitian, dan faktor-faktor lain di luar fokus penelitian, seperti: masyarakat, karyawan, investor atau pemilik, dan kebijakan pemerintah.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan sebagai berikut:
Investor sudah mulai merespon dengan baik informasi-informasi sosial yang disajikan perusahaan dalam laporan keuangan tahunannya
Perusahaan lebih memperhatikan kualitas dan kuantitas pengungkapan sosial yang dilakukan untuk periode berikutnya
Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi yang berkepentingan khususnya pemerintah, Bapepam, IAI, dan LSM.

 

Keyword : PERDAGANGAN SAHAM; PERUSAHAAN; BURSA EFEK

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/95/jiptummpp-gdl-s1-2005-ratnadwiin-4716-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


PERDAGANGAN SAHAM; PERUSAHAAN; BURSA EFEK