ANALISIS KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TERHADAP PENGAKUAN PENGHASILAN DAN BIAYA UNTUK MENENTUKAN BESARNYA PAJAK PENGHASILAN

Aresima Tabranintya

Abstract


Penelitian ini berjudul Analisis Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Terhadap Pengakuan Penghasilan Dan Biaya Untuk Menentukan Besarnya Pajak Penghasilan Pada PT. Telkom Divre V Jalan Ketintang No. 156 Surabaya. Perusahaan merupakan salah satu bentuk badan usaha yang dihadapkan pada kewajiban untuk menghitung pajak penghasilan. Kewajiban tersebut harus dilaksanakan setiap tahun atau setiap periode berdasarkan laba yang diperoleh perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perbedaan penghasilan kena pajak jika dibandingkan antara laporan keuangan menurut standar Akuntansi Keuangan dan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor : 17 Tahun 2000, Untuk mengetahui besarnya perbedaan pengakuan penghasilan dan beban antara laporan keuangan komersial dan fiskal yang disusun oleh perusahaan serta menghitung PPh yang terutang. Untuk memecahkan masalah dan pencapaian tujuan, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mencari, mendapatkan dan mengumpulkan sejumlah data untuk mendapatkan gambaran fakta-fakta yang jelas tentang hal keadaan yang ada pada perusahaan.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan analisis penetapan pendapatan yang diatur menurut SAK dan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 17 Tahun 2000, melakukan analisis penetapan beban yang diatur menurut SAK dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan dan melakukan rekonsiliasi Fiskal pada Laporan Keuangan
Dari hasi penelitian dapat diketahui bahwa Perbedaan penyusunan laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan dengan Fiskal disebabkan karena adanya perbedaan dalam pengakuan pendapatan dan biaya yang disebut sebagai perbedaan waktu (sementara) dan perbedaan peraturan atau prinsip-prinsip dalam menghitung laba yang disebut sebagai perbedaan tetap maka pada neraca di dapat kekayaan perusahaan secara komersial sebesar Rp 51.808.977,76 (dalam ribuan rupiah) dan menurut fiskal kekayaan perusahaan sebesar Rp 51.896.229,15 dan hutang pajak menurut laporan komersial di dapat sebesar Rp 1.212.575,00 dan untuk laporan fiskal hutang pajak di dapat sebesar Rp 1.276.714,82 dan untuk kewajiban pajak tangguhan untuk laporan komersial sebesar Rp 1.521.209,00 sedangkan untuk laporan fiskal sebesar Rp 1.955.600,95. Pada laporan rugi laba setelah dilakukan rekonsiliasi fiskal terjadi perbedaan saldo laba bersih, dimana laba bersih perusahaan menurut komersial Rp 7.154.773,33 sedangkan menurut fiskal adalah sebesar Rp 7.762.269,31 sehingga terjadi selisih sebesar Rp 607.495,98 dan pajak penghasilan yang didapat setelah diadakan koreksi fiskal mengalami perubahan dari Rp 3.041.331,43 pada laporan rugi laba komersial menjadi Rp 3.301.686,85 pada laporan rugi laba fiskal, sehingga didapat hutang pajak sebesar Rp 260.355,42.

 

Keyword : ECHY

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/97/jiptummpp-gdl-s1-2005-aresimatab-4844-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


ECHY