ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN ARUS KAS (STUDI PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA)

ANITA KURNIAWATI

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, studi pada perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek Jakarta dengan judul ?Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Pendekatan Arus Kas (Studi Pada Perusahaan Rokok Yang Listing Di Bursa Efek Jakarta)?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kinerja keuangan perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek Jakarta dan membandingkan kinerja keuangan masing-masing perusahaan yang terdiri dari tiga perusahaan rokok, yaitu: PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT. BAT Indonesia Tbk, dan PT. Gudang Garam Tbk.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan alat analisa rasio arus kas yang ditinjau berdasarkan tiga aktivitas, yaitu: aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan kemudian untuk menilai kinerja keuangan masing-masing perusahaan maka rasio arus kas tersebut dibandingkan dengan rata-rata industri dan juga peningkatan (penurunan) rasio arus kas tersebut. Rasio arus kas yang ditinjau berdasarkan aktivitas operasi meliputi: rasio laba bersih terhadap kas dari penerimaan operasi, rasio arus kas yang memadai, rasio kas dari berbagai sumber, rasio produktivitas, rasio kecukupan arus kas, rasio pengaruh depresiasi/amortisasi, rasio arus kas terhadap penjualan, rasio penjualan, dan rasio hasil pengembalian arus kas atas aktiva. Rasio arus kas yang ditinjau berdasarkan aktivitas investasi meliputi: rasio kegiatan reinvestasi (bagian dari rasio kualitas penerimaan/laba), rasio kas dari berbagai sumber, rasio arus kas per lembar saham, dan rasio reinvestasi (bagian dari rasio kecukupan). Rasio arus kas yang ditinjau berdasarkan aktivitas pendanaan meliputi: rasio kas dari berbagai sumber, rasio pembayaran hutang jangka panjang (bagian dari rasio arus kas mandataris), rasio total sumber dana yang dibutuhkan untuk hutang jangka panjang, rasio penggunaan kas diskresioner, rasio pembayaran dividen, rasio pembayaran hutang jangka panjang (bagian dari rasio kecukupan), dan rasio penutupan hutang.
Hasil perhitungan dengan alat analisa rasio arus kas yang ditinjau berdasarkan tiga aktivitas, yaitu: aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivits pendanaan menunjukkan bahwa dari ketiga perusahaan rokok tersebut PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk memiliki kinerja keuangan yang paling baik. Apabila ditinjau secara keseluruhan maka ketiga perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek Jakarta dalam kondisi yang cukup baik, karena walaupun ketiga perusahaan rokok tersebut berada dalam kondisi yang kurang baik jika ditinjau dari aktivitas pendanaan akan tetapi jika ditinjau dari aktivitas operasi dan aktivitas pendanaan maka ketiga perusahaan rokok tersebut berada dalam kondisi yang baik.

 

Keyword : ANALISIS; KAS; BURSA EFEK

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/100/jiptummpp-gdl-s1-2005-anitakurni-4953-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


ANALISIS; KAS; BURSA EFEK