ANALISIS PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERMASUK DALAM LQ 45

Indri Dyah Pratistawati

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research pada Bursa Efek Jakarta dengan judul ?Analisis Pengaruh Biaya Sosial Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur yang Termasuk Dalam LQ 45?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh biaya sosial (biaya kemasyarakatan, biaya ketenagakerjaan dan biaya konsumen) terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang termasuk dalam LQ 45. Dimana profitabilitas perusahaan di ukur dengan menggunakan ROI.
Dalam penelitian ini, peneliti mengungkapkan sebuah hipotesis yaitu diduga biaya sosial berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang termasuk dalam LQ 45.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan biaya sosial terhadap profitabilitas perusahaan adalah analisis regresi berganda, uji-t dan uji-F. Uji-t digunakan untuk mengetahui variabel independen mempunyai pengaruh yang signifikan atau tidak terhadap variabel dependen. Sedangkan uji-F digunakan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh seluruh variabel independen terhadap variabel dependen.
Dari uji F dapat diketahui bahwa secara simultan biaya sosial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang termsuk dalam LQ 45 periode pengamatan 2002-2003. Hal ini terbukti dengan tingkat signifikansinya yang tinggi (diatas 0,05). Dari uji parsial dengan uji-t diketahui biaya kemasyarakatan, biaya ketenagakerjaan dan biaya konsumen tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan (ROI). Selanjutnya dari koefisien determinasi diperoleh R2 sebesar 1,7%. Ini berarti model yang digunakan mampu untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya sebesar 1,7% dan sisanya 98,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model.
Dari hasil analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa secara simultan dan parsial biaya sosial (biaya kemasyarakatan, biaya ketenagakerjaan dan biaya konsumen) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang termasuk dalam LQ 45.

 

Keyword : BIAYA SOSIAL; PERUSAHAAN MANUFAKTUR

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/103/jiptummpp-gdl-s1-2005-indridyahp-5115-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


BIAYA SOSIAL; PERUSAHAAN MANUFAKTUR