ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI ATAS PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN MALANG

Nuril Hidayati

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Pemerintah Kabupaten Malang dengan judul ?Analisis Efektivitas dan Efisiensi Atas Penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malang?.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar efektivitas penerimaan pendapatan asli daerah yang dilakukan oleh Dipenda Kabupaten Malang dan untuk mengukur seberapa besar efisiensi biaya pemungutan pendapatan asli daerah yang dilakukan oleh Dipenda Kabupaten Malang.
Alat analisis yang digunakan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi penerimaan pendapatan asli daerah Kabupaten Malang dengan menggunakan analisis rasio yaitu rasio efektivitas dan rasio efisiensi.
Hasil perhitungan dengan menggunakan rasio efektivitas dari tahun 2001-2004 menunjukkan bahwa untuk pajak daerah masing-masing sebesar 138,85%, 133,24%, 113,38%, dan 93,60%. Retribusi daerah masing-masing sebesar 111,56%,102,04%, 85,65%, dan 87,17%. Laba perusahaan milik daerah masing-masing sebesar 83,29%, 91,31%, 116,34%, dan 136,58%. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah masing-masing sebesar 120,35%, 181,26%, 103,67%, dan 61,06%. Dilihat dari total pendapatan asli daerah masing-masing sebesar 125,26%, 125,11%, 100,57%, dan 87,31%. Sedangkan hasil perhitungan dengan menggunakan rasio efisiensi dari tahun anggaran 2001-2004 menunjukkan bahwa masing-masing sebesar 11,24%, 10,93%, 9,53%, dan 8,43%.
Dari hasil analisis kedua rasio tersebut menunjukkan bahwa kemampuan Dipenda Kabupaten Malang dalam menjalankan tugasnya kurang baik, hal ini dikarenakan rasio efektivitas yang dihasilkan dari tahun ke tahun semakin kecil. Sedangkan kinerja Dipenda Kabupaten Malang sangat baik, hal ini dikarenakan rasio efisiensi yang dihasilkan dari tahun ke tahun semakin kecil.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat menyarankan sebaiknya Dipenda Kabupaten Malang lebih dapat meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang kesadaran membayar pajak daerah dan retribusi daerah, hendaknya mempertahankan tingkat efektivitas dan efisiensi, harus dapat mengoptimalkan potensi sumber daya daerah, dan menjalin kerjasama dengan pihak swasta dalam hal pengelolaan BUMD.

 

Keyword : ANALISIS; PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/103/jiptummpp-gdl-s1-2005-nurilhiday-5120-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


ANALISIS; PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)