Pengaruh Tingkat Likuiditas Terhadap Perubahan Arus Kas Operasional Pada Perusahaan Tekstil Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta

Aris Setiawan

Abstract


Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif pada perusahaan tekstil di Bursa Efek jakarta, dengan judul ?Pengaruh Tingkat Likuiditas Terhadap Perubahan Arus Kas Operasional Pada Perusahaan Tekstil di Bursa Efek Jakarta?.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah tingkat likuiditas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan arus kas operasional, pertama mengukur masing-masing variabel likuiditas (current ratio dan cash ratio) sedangkan pengukuran variabel perubahan arus kas operasi, sedangkan untuk mengetahui pengaruh dilakukan dua cara pengujian yang pertama menggunakan uji statistik regresi berganda, untuk mengetahui pengaruh variabel independen dengan variabel dependen, sedangkan Kedua uji hipotesis yang menggunakan uji F dan uji t, untuk mengetahui apakah tingkat likuiditas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan arus kas operasi.
Hasil penelitian dari perhitungan current ratio dan cash ratio menunjukkan bahwa nilai current ratio dan cash ratio tertinggi PT Roda Vivatex, Tbk yaitu sebesar 3.71 dan 0.23, sedangkan nilai current ratio dan cash ratio terendah adalah PT Argo Pantes, Tbk dan PT. Texmaco sebesar 1.89 dan 0.03. Untuk perhitungan perubahan arus kas operasional menunjukkan bahwa semua perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini mempunyai nilai perubahan arus kas operasi kurang dari 100% sedangkan nilai perubahan arus kas operasi yang tertinggi adalah PT Roda Vivatex, Tbk yaitu sebesar 0.333, sedangkan yang terendah adalah PT Panasia Filament, Tbk yaitu sebesar -2.370.
Dari hasil analisa persamaan regresi menunjukkan bahwa tingkat likuiditas (current ratio dan cash ratio) mempunyai pengaruh yang kecil terhadap perubahan arus kas operasi hanya sebesar (-0.600 dan 0.567) atau sebesar (-60% dan 56.7%). Sedangkan hasil analisa uji F yang dilakukan tampak bahwa variabel likuiditas mempunyai angka signifikansi 0.67 yang lebih besar dari (0.05) atau nilai < (2.929<4.12). Sehingga dinyatakan tidak ada pengaruh yang signifikan antara ratio likuiditas dengan perubahan arus kas operasi. Hal ini disebabkan adanya nilai R square yang kecil atau teori yang mendukung sangat lemah. Dan hasil analisa uji t yang dilakukan tampak bahwa variabel likuiditas (current ratio) mempunyai angka signifikansi 0.113 yang lebih besar dari (0.05) atau nilai < (-1.627<1.689). Sehingga dikatakan tidak ada pengaruh yang signifikan antara likuiditas (current ratio) dengan perubahan arus kas operasi, sedangkan variabel likuiditas (cash ratio) mempunyai angka signifikansi 0.24 yang lebih besar dari (0.05) atau nilai > (2.358>1.689). Sehingga dinyatakan ada pengaruh yang signifikan antara ratio likuiditas (cash ratio) dengan perubahan arus kas operasil.

 

Keyword : Pengaruh; Likuiditas; Arus Kas

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/104/jiptummpp-gdl-s1-2005-arissetiaw-5158-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Pengaruh; Likuiditas; Arus Kas