ANALISIS PERHITUNGAN AKTIVA DAN KEWAJIBAN DANA PENSIUN UNTUK MENGUKUR PEMBAYARAN PENSIUN DENGAN PROGRAM MANFAAT PASTI PADA RSU SYUHADA HAJI BLITAR

SRI WAHYU PURWANINGSIH

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada Yayasan Dana Pensiun RSU SYUHADA HAJI BLITAR dengan judul ANALISIS PERHITUNGAN AKTIVA DAN KEWAJIBAN DANA PENSIUN UNTUK MENGUKUR PEMBAYARAN PENSIUN DENGAN PROGRAM MANFAAT PASTI.
Tujuan penelitian ini adalah untuk bagaimana perhitungan aktiva dan kewajiban yang timbul dari program pensiun dan pengukuran kontribusi pensiun yang diselenggarakan oleh RSU SYUHADA HAJI BLITAR selaku pemberi kerja.
Dalam penelitian ini metodologi penelitian yang digunakan ada dua. Pertama bila ditinjau dari cara dan taraf pembahasannya penelitian ini disebut penelitian deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan secara sitematis, akyual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan fenomena yang diselidiki. Kedua bila ditinjau dari model penelitiannya , penelitian ini disebut studi kasus yaitu penelitian yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam terhadap suatu organisasi, lembaga atau gejala tertentu terhadap masalah perhitungan aktiva dan kewajiban dana pensiun untuk mengukur kontribusi pensiun. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Metode Analisis Data yang digunakan ada tiga. Pertama analisis perhitungan aktiva dan kewajiban. Kedua, perhitungan kontribusi iuran pensiun dan yang ketiga adalah perhitungan manfaat pensiun.
Dari hasil analisis data menunjukkan hasil perhitungan iuran pensiun dengan prosentase 2 % untuk peserta adalah sebesar Rp. 3.063.157,2. .Sedangkan iuran pensiun dengan prosentase 3,7 % untuk pemberi kerja adalah sebesar Rp. 9.716.792. Dari perhitungan terhadap aktiva dan kewajiban dapat diketahui jumlah aktiva yang ada sebesar Rp. 25.812.543 sedangkan jumlah kewajiban yang timbul adalah sebesar Rp. 17.208.362.Dari perhitungan tersebut maka Dana Pensiun mendapat kelebihan dana sebesar Rp. 8.604.181
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka penulis menyarankan agar pemberi kerja dapat mengembangkan kelebihan dana tersebut pada jenis investasi yang menguntungkan. Disarankan pula agar penentuan prosentase iuran pensiun tidak melebihi dari 5,7 % agar tidak terlalu memberatkan karyawan, serta mengingat kompleksnya perhitungan program Pensiun Manfaat Pasti disarankan untuk menggunakan jasa aktuaris.

 

Keyword : ANALISIS; AKTIVA; DANA PENSIUN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/104/jiptummpp-gdl-s1-2005-sriwahyupu-5184-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


ANALISIS; AKTIVA; DANA PENSIUN