EVALUASI TERHADAP PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI DI BAGIAN PRODUKSI PADA PT. GANDUM MALANG

Arie kurniawati

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Gandum Malang dengan judul ?Evaluasi Terhadap Pengendalian Biaya Tenaga Kerja Langsung Guna Meningkatkan Efisiensi Di Bagian Produksi Pada PT. Gandum Malang?.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian biaya tenaga kerja langsung dengan mengukur tingkat efisiensi dan memberikan solusi yang tepat tentang pengendalian biaya tenaga kerjanya.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya tenaga kerja langsung dengan membandingkan biaya yang sesungguhnya terjadi dengan biaya yang dianggarkan. Selisih yang terjadi kemudian dianalisa sehingga diketahui sebab-sebabnya dan cara menanggulanginya. Unsur biaya yang dibahas adalah biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari jam kerja dan efisiensi upah langsung.
Dengan melakukan analisis biaya produksi pada PT.Gandum Malang diketahui banyak terjadi penyimpangan biaya. Untuk tahun 2000 total selisih sebesar Rp. 68.453.002,- yang terdiri dari selisih bagian pelintingan Rp. 61.685.679,- dan selisih bagian pengepakan Rp, 6.767.323,-. Pada tahun 2001 total selisih sebesar Rp. 66.389.896,- yang terdiri dari selisih bagian pengepakan Rp. 65.010.892,- dan selisih bagian pelintingan Rp. 1.379.004,-. Sedangkan pada tahun 2002 total selisih sebesar Rp. 64.791.931,- yang terdiri dari selisih bagian pelintingan Rp. 59.434.350,- dan selisih bagian pengepakan Rp. 5.357.581,-. Selisih rugi yang terjadi disebabkan karena masih kurangnya pengawasan, kurangnya ketrampilan karyawan, penetapan standar yang kurang tepat serta kenaikan jumlah produksi juga mempengaruhi besarnya selisih.
Dengan terjadinya selisih rugi pada tahun 2000,2001 dan tahun 2002, maka pihak manajemen perlu segera mengadakan penyempurnaan biaya standar sebelum melaksanakan suatu proses produksi dengan memperhatikan kemungkinan yang terjadi seperti perubahan jumlah produksi dan kemampuan karyawan. Untuk memacu disiplin dan motivasi kerja karyawan diadakan rangsangan dengan memberi bonus bagi karyawan yang berprestasi dan memberi teguran dan tindakan bagi karyawan yang kelakuannya dapat merugikan perusahaan serta memberikan pelatihan-pelatihan kepada karyawan yang kurang terampil.

 

Keyword : EVALUASI; EFISIENSI; TENAGA KERJA

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/104/jiptummpp-gdl-s1-2005-ariekurnia-5190-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


EVALUASI; EFISIENSI; TENAGA KERJA