PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA MANAJEMEN PRODUKSI PADA PT. MULTI KREASI DAYA PERKASA MALANG

DEVI NURHAYATI

Abstract


Penelitian yang dilakukan ini berjudul ? Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Untuk Mengukur Kinerja Manajemen Produksi Pada PT. Multi Kreasi Daya Perkasa Malang?.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja manajemen Produksi pusat biaya sub divisi produk I dan II pada PT. Multi Kreasi Daya Perkasa Malang bila di lihat dari efisiensinya dan efektifitasnya.
Dalam penelitian ini penulis mengemukakan bahwa kinerja manajemen pusat biaya sub divisi produk I dan II adalah kurang baik bila dilihat dari efisiensinya dan efektifitasnya.
Alat analisis yang digunakan adalah efisiensi dan efektifitas. Efisiensi adalah perbandingan antara realisasi biaya dengan anggaran biayanya. Efektifitas merupakan perbandingan antara realisasi volume produksi dengan anggaran produksinya. Hasil perhitungan efisiensi tahun 2003 pada sub divisi produk I dan II masing-masing adalah 112,82% dan 111,78%. Pada tahun 2004 efisiensinya pada sub divisi produk I dan II adalah 122,13% dan 120,63%. Efektifitasnya tahun 2003 pada sub divisi produk I dan II masing-masing adalah 129,99% dan 129,99%. Sedangkan efektifitas pada tahun 2004 sub divisi produk I dan II adalah 129,65% dan 129,99%.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama dilihat dari efisiensinya bahwa kinerja manajemen sub divisi produk I dan II pada tahun 2003 kurang baik berarti tidak efisien dan pada tahun 2004 kinerja manajemen sub divisi produk I dan II juga kurang baik. Kedua, kinerja manajemen sub divisi produk I dan II bila dilihat efektifitasnya pada tahun 2003 dan 2004 menunjukkan kurang baik pada pada kinerja manajemen sub divisi produk I dan II.
Dari uraian diatas penulis mengimplementasikan bahwa dalam melakukan penelitian guna mengukur kinerja manajemen jangan hanya melihat pada satu sub divisi produk dan satu pusat biaya yang diukur dengan efisiensi dan efektifitas tetapi lebih baik bila mengukur kinerja manajemen semua pusat yang ada yaitu pusat biaya, pusat laba, pusat pendapatan dan pusat investasidan di ukur sesuai dengan alat ukurnya.Management By Honesty perlu diterapkan bagi para manajemen supaya tidak melakukan pelanggaran dalam melaporkan laporannya.

 

Keyword : PENERAPAN; AKUNTANSI; KINERJA MANAJEMEN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/110/jiptummpp-gdl-s1-2005-devinurhay-5485-PENDAHUL-N.PDF


Keywords


PENERAPAN; AKUNTANSI; KINERJA MANAJEMEN