ANALISIS PENILAIAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BMT SARANA WIRASWASTA MUSLIM

RIRIN MUJIATI

Abstract


Penilitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim dengan judul ? Analis Penilaian Pembiayaan Mudharabah pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penilaian yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim terhadap permohonan pembiayaan mudharabah yang diajukan oleh nasabah, sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan analisis pembiayaan yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim.
Tehnik analisis data yang digunakan untuk menilai pembiyaaan mudharabah adalah tehnik prinsip 5 c yang menjadi pedoman BMT Sarana Wiraswasta Muslim. Prinsip 5 c tersebut terdiri dari aspek character digunakan untuk mengetahui tingkat kejujuran dan integritas nasabah dalam melunasi kewajibannya. Capacity untuk menilai kemampuan nasabah dalam melunasi pembiayaan mudharabah. Aspek capital digunakan untuk mengetahui kecukupan modal nasabah. Aspek callateral berpengaruh terhadap besarnya pembiayaan yang akan disalurkan. Aspek condition digunakan untuk mengetahui kemampuan daya beli masyarakat.
Dari hasil analisi pembiayaan mudharabah, BMT Sarana Wiraswasta Muslim telah menggunakan prinsip-prinsip pembiayaan 5c. BMT akan menyalurkan data kenasabah bila kriteria-kriteria dari aspek 5c yang menjadi acuan BMT dipenuhi oleh nasabah berjumlah sama atau lebih besar dari 70% dan dengan melihat nilai jaminan maka nasabah layak untuk dibiayai
Berdasar kesimpulan diatas, peneliti menyarankan bahwa sebaiknya BMT Sarana Wiraswasta Muslim menambahkan satu jenis jaminan yakni jaminan kelayakan usaha dan untuk nasabah yang berbadan usaha harus mengajukan laporan keuangan yang telah diaudit
Penilitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim dengan judul ? Analis Penilaian Pembiayaan Mudharabah pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penilaian yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim terhadap permohonan pembiayaan mudharabah yang diajukan oleh nasabah, sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan analisis pembiayaan yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim.
Tehnik analisis data yang digunakan untuk menilai pembiyaaan mudharabah adalah tehnik prinsip 5 c yang menjadi pedoman BMT Sarana Wiraswasta Muslim. Prinsip 5 c tersebut terdiri dari aspek character digunakan untuk mengetahui tingkat kejujuran dan integritas nasabah dalam melunasi kewajibannya. Capacity untuk menilai kemampuan nasabah dalam melunasi pembiayaan mudharabah. Aspek capital digunakan untuk mengetahui kecukupan modal nasabah. Aspek callateral berpengaruh terhadap besarnya pembiayaan yang akan disalurkan. Aspek condition digunakan untuk mengetahui kemampuan daya beli masyarakat.
Dari hasil analisi pembiayaan mudharabah, BMT Sarana Wiraswasta Muslim telah menggunakan prinsip-prinsip pembiayaan 5c. BMT akan menyalurkan data kenasabah bila kriteria-kriteria dari aspek 5c yang menjadi acuan BMT dipenuhi oleh nasabah berjumlah sama atau lebih besar dari 70% dan dengan melihat nilai jaminan maka nasabah layak untuk dibiayai
Berdasar kesimpulan diatas, peneliti menyarankan bahwa sebaiknya BMT Sarana Wiraswasta Muslim menambahkan satu jenis jaminan yakni jaminan kelayakan usaha dan untuk nasabah yang berbadan usaha harus mengajukan laporan keuangan yang telah diaudit
Penilitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim dengan judul ? Analis Penilaian Pembiayaan Mudharabah pada BMT Sarana Wiraswasta Muslim?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penilaian yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim terhadap permohonan pembiayaan mudharabah yang diajukan oleh nasabah, sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan analisis pembiayaan yang dilakukan oleh BMT Sarana Wiraswasta Muslim.
Tehnik analisis data yang digunakan untuk menilai pembiyaaan mudharabah adalah tehnik prinsip 5 c yang menjadi pedoman BMT Sarana Wiraswasta Muslim. Prinsip 5 c tersebut terdiri dari aspek character digunakan untuk mengetahui tingkat kejujuran dan integritas nasabah dalam melunasi kewajibannya. Capacity untuk menilai kemampuan nasabah dalam melunasi pembiayaan mudharabah. Aspek capital digunakan untuk mengetahui kecukupan modal nasabah. Aspek callateral berpengaruh terhadap besarnya pembiayaan yang akan disalurkan. Aspek condition digunakan untuk mengetahui kemampuan daya beli masyarakat.
Dari hasil analisi pembiayaan mudharabah, BMT Sarana Wiraswasta Muslim telah menggunakan prinsip-prinsip pembiayaan 5c. BMT akan menyalurkan data kenasabah bila kriteria-kriteria dari aspek 5c yang menjadi acuan BMT dipenuhi oleh nasabah berjumlah sama atau lebih besar dari 70% dan dengan melihat nilai jaminan maka nasabah layak untuk dibiayai
Berdasar kesimpulan diatas, peneliti menyarankan bahwa sebaiknya BMT Sarana Wiraswasta Muslim menambahkan satu jenis jaminan yakni jaminan kelayakan usaha dan untuk nasabah yang berbadan usaha harus mengajukan laporan keuangan yang telah diaudit.

 

Keyword : ANALISA; PEMBIAYAAN MUDHARABAH


Keywords


ANALISA; PEMBIAYAAN MUDHARABAH