ANALISIS CAPITAL BUDGETING SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVA TETAP (MESIN PENDINGIN) PADA KSU ?RUKUN SANTOSO? BLITAR

Sylvia Yuniarti

Abstract


Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk memperoleh laba yang optimal, sehingga perusahaan dapat tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan tersebut akan menambah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Usaha yang harus dilakukan untuk menghasilkan laba yang optimal adalah menjual produk sebanyak-banyaknya sesuai dengan kapasitas produksi yang ada. Karena terbatasnya kapasitas produksi, maka target penjualan tidak dapat dicapai, akibatnya perolehan laba optimal yang menjadi tujuan perusahaan tidak dapat tercapai.
Investasi merupakan penanaman dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan ke dalam suatu aset (aktiva) dengan harapan memperoleh pendapatan di masa yang akan datang, menurut Martono dan Harjito (2003:138). Sifat investasi itu sendiri pada umumnya memerlukan tambahan modal, sehingga sebelum suatu rencana investasi dalam aktiva tetap dilaksanakan harus dilakukan analisa terlebih dahulu agar rencana investasi dapat menguntungkan bagi perusahaan. Apabila keputusan investasi sudah berjalan dan ternyata terjadi kesalahan perhitungan, maka perusahaan akan mengalami kerugian dan perusahaan tidak dapat begitu saja menarik kembali dana yang telah diinvestasikan.
Melihat bahwa mesin pendingin yang dimiliki KSU "Rukun Santoso" Blitar kurang mencukupi, sehingga tidak dapat memenuhi permintaan konsumen. Untuk itu perusahaan perlu merencanakan investasi penambahan mesin pendingin yang merupakan salah satu alternatif untuk dapat memenuhi permintaan konsumen. Sebelum investasi penambahan mesin pendingin dilaksanakan, perlu diperhitungkan apakah investasi yang akan dilaksanakan layak atau tidak. Dengan penambahan mesin pendingin tersebut KSU "Rukun Santoso" Blitar berharap akan dapat memenuhi permintaan konsumen.
Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rencana penganggaran modal untuk pembelian aktiva tetap berupa mesin pendingin pada perusahaan tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: metode Payback Period, metode Net Present Value, metode Internal Rate of Return, metode Protability Index.
Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode payback period adalah jangka waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan investasi adalah 1 tahun 11 bulan 13 hari, dengan menggunakan metode NPV yang mencari selisih antara PV of Outlays dengan PV of Proceesd setelah didiskontokan atas dasar biaya modal yang memberikan hasil positif yaitu sebesar Rp. 2.295.888.886, hingga sesuai dengan kriteria penilaian investasi yang menyatakan bahwa bila NPV sama dengan atau lebih besar dari nol, maka usulan investasi diterima, dengan menggunakan metode IRR diketahui bahwa besarnya rate of return adalah 79,76% artinya IRR investasi lebih besar dari biaya modal rata-rata yaitu sebesar 20,54%, maka usulan investasi diterima atau layak untuk dilaksanakan, dan dengan menggunakan metode profitability index menunjukkan 2,61 yang berarti perbandingan antara PV of Proceeds dengan PV of Outlays lebih dari 1, maka usulan investasi aktiva tetap dapat diterima.

 

Keyword : ANALISIS CAPITAL BUDGETING

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/72/jiptummpp-gdl-s1-2005-sylviayuni-3552-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


ANALISIS CAPITAL BUDGETING