ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUM PEGADAIAN CABANG KOTA LAMA MALANG

Irma Hadi Tristanti

Abstract


Penelitian ini bersifat studi kasus pada Perum Pegadaian Cabang Kota Lama Malang dengan judul ?ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUM PEGADAIAN CABANG KOTA LAMA MALANG?.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas kinerja keuangan pada perusahaan dengan menggunakan analisis rasio.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan rasio likuiditas, aktivitas, profitabilitas, dan solvabilitas. Analisis likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, yang terdiri dari current ratio, cash ratio, dan working capital to total assets ratio. Analisis aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya yang dimiliki perusahaan, analisis ini terdiri dari assets turn over, working capital turn over, dan fixed assets turn over. Analisis profitabilitas untuk mengukur efektivitas manajemen yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi perusahaan dengan menggunakan empat rasio yaitu, gross profit margin, rate of return on investment, rate of return on net worth, dan rate of return on total assets. Sedangkan pada rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur perbandingan dana yang disediakan pemilik perusahaan dengan dana yang disediakan oleh kreditur, dengan menggunakan debt to total assets ratio, dan debt to equity ratio.
Hasil perhitungan dari analisis likuiditas mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang berarti perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Sementara itu rasio aktivitas mengalami peningkatan meskipun pada fixed assets dan assets turn over belum memenuhi standar umum yang berlaku. Ini menunjukkan bahwa kemampuan dana yang tertanam dalam keseluruhan aktiva berputar dalam satu periode sangat lemah. Pada rasio profitabilitas selama tahun 2000-2002 mengalami peningkatan, berarti perusahaan telah menggunakan modal dan aktiva yang ada secara produktif. Hasil perhitungan rasio solvabilitas dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, berarti pengelolaan manajemen perusahaan kurang baik karena makin besar rasio ini, maka makin besar jumlah aktiva yang didanai dari luar.
Dari hasil analisis rasio keuangan tersebut dapat disimpulkan, bahwa kenaikan angka rasio dari tahun 2000-2002 menunjukkan prestasi yang baik bagi Perum Pegadaian Cabang Kota Lama Malang. Hal ini hanya terbatas pada kondisi keuangannya saja, karena peneliti hanya menganalisis laporan keuangan yang ada di perusahaan.
Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya Perum Pegadaian Cabang Kota Lama Malang melakukan analisis terhadap kinerja keuangan pada periode terakhir dengan membandingkan laporan keuangan tahun sebelumnya untuk mengetahui perkembangan yang telah dicapai perusahaan pada periode berjalan.

 

Keyword : Rasio Keuangan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/72/jiptummpp-gdl-s1-2005-irmahaditr-3554-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Rasio Keuangan