ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN MALANG

Indah Riwayati

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Malang dengan judul ? Analisis Sistem Pengendalian Intern Penggajian Dan Pengupahan Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Malang?
Tujuan penelitian ini adalah unt uk mengetahui sistem pengendalian intern terhadap penggajian dan pengupahan yang telah dilaksanakan oleh PDAM Kabupaten Malang. Sistem pengendalian intern merupakan struktur organisasi dan semua cara serta alat-alat yang dikoordinasikan dan digunakan dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan keandalan data, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.
Penelitian yang penulis lakukan bersifat deskriptif kualitatif yaitu merupakan penelitian yang bertujuan untuk mencari gambaran atau ingin menggambarkan tentang sesuatu keadaan atau fenomena, dalam hal ini penulis menganalisa data melalui struktur organisasi sistem wewenang dan prosedur
pencatatan, praktek yang sehat dan kualitas karyawan sesuai dengan tanggung jawabnya.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa PDAM Kabupaten Malang dalam mencapai tujuannya belum menerapkan sistem penggajian dan pengupahan yang baik. Hal tersebut disebabkan adanya ketidakefektifan sistem pencatatan
daftar hadir dan sistem wewenang dan prosedur pencatatan pada penggajian dan pengupahan.
Dari analisis tersebut pemecahan masalah yang terjadi diperusahaan dapat dilakukan dengan jalan membenahi sistem pencatatan waktu hadir dan memperbaiki sistem wewenang dan prosedur pencatatan agar tujuan sistem pengendalian intern perusahaan dapat tercapai.
From this analysis the trouble shot that happened at company can be conducted by way of correcting record-keeping system of time attend and improve authority system and record- keeping procedure be target of internal control system of company can reach.
Berdasarkan kesimpulan tersebut diatas, maka penulis mengimplikasikan bahwa PDAM Kabupaten Malang mewajibkan membuat formulir bukti penerimaan upah untuk diberikan kepada karyawan untuk ditandatangani sebagai bukti penerimaan upah,dan untuk menyempurnakan sistem pencatatan waktu hadir, maka sebaiknya dilakukan penambahan karyawan dibagian pencatat waktu.
Pursuant this conclusion above, hence a implication of writer of that PDAM of Malang Sub-Province oblige to make evidence a form acceptance of fee to be passed to employees to be signed by as a receipt of fee and to complete record-keeping system of time attended, hence better be conducted by addition of employees part of marker of time.

 


Keyword : Pengendalian; Penggajian; Pengupahan


Keywords


Pengendalian; Penggajian; Pengupahan