ANALISIS HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN LABA DENGAN FINANCIAL LEVERAGE SERTA DEBT RATING PERUSAHAAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

Dewi Juanita Ivandrianawati

Abstract


Pada saat informasi mengenai laba diumumkan, investor akan bereaksi jika laba yang diumumkan tidak sesuai dengan yang diharapkan, dan ini tercermin pada perubahan harga. Perhatian investor yang sering tertuju pada angka laba mendorong manajemen untuk melakukan manajemen laba. Manajemen laba merupakan intervensi manajemen dalam proses pelaporan keuangan eksternal sehingga dapat menaikkan atau menurunkan laba akuntansi sesuai dengan kepentingan pelaksanaan manajemen tersebut (schipper,1989).
Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan publik yang terdaftar di BEJ dan memiliki rating yang diberikan oleh lembaga pemeringkat PEFINDO. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Penelitian ini terdiri dari 20 perusahaan dengan 5 tahun pengamatan, sehingga total sampel berjumlah 100.
Penelitian ini bertujuan mencari jawaban apakah ada hubungan antara manajemen laba dengan financial laverage dan manajemen laba dengan debt rating perusahaan-perusahaan yang go pablik dan mendapat rating dari PEFINDO. Untuk mendeteksi adanya praktek manajemen laba dalam laporan keuangan, penelitian ini menggunakan perhitungan model Jones dengan pendekatan DA (Discretionary Accruals).
Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi, yaitu untuk mengetahui adanya hubungan antara manajemen laba dengan financial laverage dan manajemen laba dengan debt rating. Hasil analisis menunjukkan bahwa arah hubungan antara manajemen laba dengan financial laverage dan manajemen laba dengan debt rating adalah negatif atau berlawanan. Berdasarkan pengujian statistik menunjukkan hubungan antara manajemen laba dengan financial laverage dan manajemen laba dengan debt rating tidak signifikan.

 

Keyword : Manajemen Laba; Financial Leverage; Debt Rating; Discretionary Accruals

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/66/jiptummpp-gdl-s1-2005-dewijuanit-3290-Pendahul-n.pdf


Keywords


Manajemen Laba; Financial Leverage; Debt Rating; Discretionary Accruals