PENGARUH PENGUMUMAN RIGHT ISSUE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI BEJ

Yunita Rinasari

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian empiris pada perusahaan publik di BEJ dengan judul ?Pengaruh Pengumuman Right Issue Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Publik di BEJ?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah pengumuman right issue yang dilakukan oleh emiten berpengaruh terhadap harga saham yang dapat dilihat dari abnormal return; dan untuk menguji apakah pengumuman right issue berpengaruh positif yaitu menaikkan harga saham atau negatif yaitu menurunkan harga saham yang ditunjukkan oleh abnormal return.
Dalam penelitian ini, penulis mengajukan satu hipotesis yaitu: bahwa ada perbedaan yang signifikan pada avarage abnormal return (AAR) sebelum dan sesudah pengumuman right issue.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi peristiwa (event study). Model pengujian studi peristiwa digunakan dengan teknik return dan model indeks tunggal (Single Index Model). Return disini dibedakan antara return sesungguhnya dan return pasar. Model indeks tunggal yaitu model perhitungan return ekspektasi yang mengkaitkan antara return individual dengan return pasar, dimana  dan  dicari dengan menggunakan regresi antara return sesungguhnya dengan return pasar selama periode estimasi (30 hari). Sedangkan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji beda dengan teknik pengujian t (t-test).
Hasil pengujian hipotesis menyatakan bahwa ada perbedaan yang tidak antara avarage abnormal return (AAR) sebelum dan sesudah pengumuman right issue. Hal ini menunjukkan bahwa informasi right issue tidak mempunyai kandungan informasi atau sinyal tertentu, sehingga membuat investor tidak mengambil keputusan investasi yang tercermin dari perubahan harga saham yang tidak signifikan. Selain itu adanya perbedaan yang tidak signifikan avarage abnormal return mungkin terjadi karena emiten atau perusahaan yang melakukan right issue tersebut merupakan perusahaan yang saham-sahamnya sebagian besar tidak mempunyai frekuensi perdagangan yang tinggi, yaitu tidak masuk dalam LQ-45. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini tidak terbukti.
Dari hasil analisis hipotesis, adanya perbedaan yang tidak signifikan secara statistik terhadap avarage abnormal return (AAR) sebelum dan sesudah pengumuman right issue, sehingga membuat pengumuman yang dilakukan oleh emiten atau perusahaan tidak berpengaruh terhadap harga saham.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan mencari waktu yang paling tepat untuk melakukan pengumuman right issue, sehingga harga saham tidak terlalu mengalami penurunan ketika saham tersebut dipasarkan.

 

Keyword : Pengumuman Right Issue; harga saham

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/66/jiptummpp-gdl-s1-2005-yunitarina-3291-Pendahul-n.pdf


Keywords


Pengumuman Right Issue; harga saham