PERLAKUAN AKUNTANSI PRODUK RUSAK DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN TEKSTIL PT. BAKTINDOTEKS PRIMA DI PONOROGO

Andri Nur Bahtiar Rifai

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang benar jika dalam proses produksi terdapat produk rusak, untuk mengetahui alokasi biaya-biaya yang telah dipakai produk rusak dalam perhitungan harga pokok produksi, serta untuk mengetahui pengaruh adanya produk rusak terhadap laba yang diperoleh perusahaan.
Perusahaan tidak membedakan antara produk rusak normal dan abnormal, demikian pula pada perlakuan akuntansinya. Produk rusak normal dan abnormal sama-sama menambah harga pokok produk selesai dan harga jual keduanya mengurangi harga pokok produk selesai.
Perusahaan seharusnya membedakan antara produk rusak normal dan abnormal demikian pula pada perlakuan akuntansinya. Produk rusak normal menambah harga pokok produk selesai dan harga jualnya mengurangi harga pokok produk selesai. Sedang produk rusak abnormal diperlakukan sebagai kerugian dan harga jualnya akan mengurangi kerugian tersebut.
Perbedaan hasil perhitungan produk rusak abnormal dibebankan kepada produk selesai dan dibebankan sebagai kerugian:
? Tahun 2001 harga pokok produk selesai Rp. 1.315.783.831 setelah produk rusak abnormal dibebankan sebagai kerugian menjadi Rp. 1.299.472.465 jadi terdapat selisih sebesar Rp. 16.311.366
? Tahun 2002 harga pokok produk selesai Rp. 1.337.667.395 setelah produk rusak abnormal dibebankan sebagai kerugian menjadi Rp. 1.317.920.011 jadi terdapat selisih sebesar Rp. 19.747.384
? Tahun 2003 harga pokok produk selesai Rp. 1.335.690.165 setelah produk rusak abnormal dibebankan sebagai kerugian menjadi Rp. 1.315.900.095 jadi terdapat selisih sebesar Rp. 19.790.070
Dengan demikian perusahaan seharusnya lebih cermat dalam menghitung harga pokok produksi dan selalu mengadakan pengamatan secara intensif terhadap penyebab kerusakan dan besarnya kerusakan yang terjadi. Karena harga pokok produksi akan berpengaruh pada harga jual produk. Bila harga pokok produksi tinggi maka harga jual tinggi dan ini bisa berpengaruh pada volume penjualan dan laba yang diperoleh perusahaan.

 

Keyword : Produk Rusak; Harga Pokok Produksi

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/66/jiptummpp-gdl-s1-2005-andrinurba-3293-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Produk Rusak; Harga Pokok Produksi