ANALISIS METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Pada Perusahaan Rokok yang Terdaftar pada Bursa Efek Jakarta)

Eko Setiawan

Abstract


Situasi ekonomi dan keadaan politik yang terjadi di Indonesia pada saat ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun perusahaan swasta di Indonesia. Sehingga penting bagi seorang manajer keuangan perusahaan untuk menyadasi akibat-akibat dari adanya fluktuasi aktivitas ekonomi maupun adanya perubahan-perubahan dalam kebijaksanaan pemerintah yang akan mempengaruhi semua keputusan-keputusan yang akan diambil perusahaan.
Perusahaan dalam usahanya pada umumnya selalu bertujuan untuk mendapatkan laba / tingkat keuntungan ( rate of return ) dari sejumlah modal yang telah ditanamkan dalam perusahaan. Tujuan perusahaan berupa kemampuan untuk menaikkan laba keseluruhan, meningkatkan pengembalian aktiva, menaikkan produktivitas pabrik, meningkatkan hubungan manajemen yang jelas tentang keberadaan perusahaan artinya perusahaan dapat mengetahui posisi keuangannya serta kemampuannya dalam pemanfaatan modal yang tersedia secara optimal untuk mendapatkan laba yang maksimal.
Untuk mengukur kinerja perusahaannya perusahaan dapat menggunakan analisis ratio. Selain penggunaan analisis ratio keuangan, ROA dan ROE saat ini telah dikembangkan konsep baru dalam memiliki kinerja keuangan perusahaan secara tepat dengan memperhatikan seluruh keingginan dan harapan penyedia dana (kreditur dan pemegang saham). Konsep yang dimaksud adalah Economic Value Added (EVA).
Penelitian tentang masalah kinerja keuangan pada dasarnya menilai Bagaimana cara mengukur kinerja keuangan perusahaan dan apakah kinerja keuangan tersebut sudah sehat, dalam tehnik penggumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Setelah semua data pendukung lengkap, barulah penyusun mulai melakukan analisis data, dengan cara menghitung biaya modal kemudian menghitung EVA.
Dari hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai EVA PT Hanjaya Mandala Sampoerna, Tbk, PT. BAT Indonesia, Tbk, PT. Bentoel Internasional Inv., Tbk, PT Gudang Garam, Tbk dari tahun 2001,2002, 2003 lebih dari 0 hanya pada tahun 2003 PT. Bentoel Internasional Inv., Tbk nilai EVA nya kurang dari 0.
Berdasarkan hasil analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa EVA dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Dan diharapkan perusahaan dapat menggunakan EVA sebagai alat untuk mengukur kinerja keuangan.

 

Keyword : Analisa; Value added (EVA)

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/70/jiptummpp-gdl-s1-2005-ekosetiawa-3458-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Analisa; Value added (EVA)