PENGARUH FAKTOR JUMLAH PELANGGAN, PEMAKAIAN LISTRIK, DAN DAYA YANG DIKONSUMSI TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENERANGAN JALAN KOTA MOJOKERTO

Priyo Rahmadhani

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Mojokerto dan PT. Perusahaan Listrik Negara cabang Mojokerto dengan judul ?Pengaruh faktor Jumlah Pelanggan, Pemakaian Listrik Dan Daya Yang Dikonsumsi Terhadap Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Kota Mojokerto?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor jumlah pelanggan, rata-rata pemakaian listrik, dan daya yang digunakan mempengaruhi penerimaan Pajak Penerangan Jalan kota Mojokerto.
Dalam penelitian ini, hipotesis yang dibentuk yaitu : Faktor jumlah pelanggan, pemakaian tenaga listrik, dan daya yang digunakan berpengaruh terhadap penerimaan pajak penerangan jalan.
Alat analisa yang digunakan untuk mengetahui pengaruh faktor jumlah pelanggan, rata-rata pemakaian listrik, daya yang digunakan, besar tarif PPJ, serta biaya beban terhadap penerimaan pajak penerangan jalan adalah menggunakan Regresi linear berganda yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji asumsi klasik.
Hasil perhitungan statistik menunjukkan Fhitung = 95,764 lebih besar daripada Ftabel = 8,02. Sedangkan untuk uji t menunjukan bahwa tpelanggan =2,349; tdaya yang dikonsumsi =4,211, ttabel =2,26. Uji regresi menghasilkan nilai R2 = 0,990. Hasil tersebut menunjukkan tingkat koefisien determinasi atas model yang terbentuk
Dari hasil uji di atas, maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama variabel jumlah pelanggan dan daya yang dikonsumsi berpengaruh terhadap penerimaan pajak penerangan jalan. Secara partial variabel jumlah pelanggan dan daya yang dikonsumsi mempunyai pengaruh yang kuat dalam penerimaan pajak penerangan jalan. Nilai R2 menunjukkan bahwa variabel jumlah pelanggan dan pemakaian listrik mampu menjelaskan penerimaan PPJ sebesar 99% dan sisanya 1% dijelaskan variabel lain di luar model.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa pemerintah kota Mojokerto, melalui Dinas Pendapatan Daerah Kota, hendaknya dapat bekerja sama dengan pihak PT. PLN untuk lebih mengintensifkan peluang tersedianya jaringan untuk pelanggan baru yang dinilai berpotensi secara ekonomis, misalnya Usaha Kecil Menengah (UKM). Hal tersebut nantinya akan meningkatkan penggunaan tenaga listrik yang secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap variabel lainnya. Misalnya, berkaitan dengan daya yang dikonsumsi dan biaya beban.

 

Keyword : JUMLAH PELANGGAN; PEMAKAIAN LISTRIK; PENERIMAAN PAJAK PENERANGAN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/71/jiptummpp-gdl-s1-2005-priyorahma-3536-A.+Penda-n.pdf


Keywords


JUMLAH PELANGGAN; PEMAKAIAN LISTRIK; PENERIMAAN PAJAK PENERANGAN