ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN TEGEL "CV. Penataran" Blitar

Wahyu Efendi

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada salah satu Perusahaan Tegel dengan Judul ?Analisis Rasio Keuangan Sebagai Alat Penilaian Kinerja Manajemen Keuangan Perusahaan Tegel CV. Penataran di Blitar?.
Tujuan Penelitian ini, untuk mengetahui kondisi keuangan Perusahaan CV. Penataran Blitar dalam melakukan operasional perusahaan tiap tahunnya, yaitu pada periode tahun 1999 sampai dengan tahun 2003 serta perbandingan dengan nilai rata-rata lima tahun terakhirnya. Sehingga akan memberikan gambaran tentang kinerja manajemen keuangan perusahaan tersebut.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui gambaran kinerja manajemen keuangan perusahaan tersebut adalah analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas; digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, rasio solvabilitas; digunakan untuk mengetahui seberapa jauh perusahan dalam memenuhi semua kewajiban finansialnnya baik dari modal sendiri maupun dari total aktivanya dalam membiayai operasional perusahaan, rasio aktivitas; digunakan untuk mengukur efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber-sumber dana yang dimiliki perusahaan, dan rasio profitabilitas; digunakan untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam memperoleh keuntungan secara maksimal dan kemampuan dalam menggunakan aktiva secara produktif
Hasil analisis rasio keuangan untuk rasio likuiditas; dalam hal current rasio dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang cukup tinggi, tetapi jika dibandingkan dengan nilai rata-rata lima tahun terakhir kondisi perusahaan kurang baik, demikian juga pada quick rasio yang angka-angkanya mengalami kenaikan hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjamin sepenuhnya kewajiban-kewajiban perusahaan bila jatuh tempo, tetapi jika dibandingkan dengan nilai rata-rata lima tahun terakhir kondisi perusahaan dikatakan kurang baik maka likuiditas untuk lima tahun terakhir dikatakan kurang baik dalam pengelolaan aktiva lancarnya. Analisis rasio solvabilitas; secara keseluruhan dapat dikatakan sebagai perusahaan yang solvabel, artinya bahwa perusahaan tersebut mampu menjamin semua hutang yang digunakan untuk operasional perusahaan Analisis rasio aktivitas; secara umum menunjukan kondisi Perusahaan dalam pengelolaan aktiva keseluruhannya dikatakan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari perputaran total aktiva dan perputaran aktiva tetapnya yang rasionya berada diatas nilai rata-rata lima tahun terakhir yang menunjukan bahwa perusahaan sudah menggunakan aktiva tetapnya secara optimal dan efisien untuk menciptakan penjualan sehingga mendapatkan laba, tetapi dilihat dari perputaran persediaan (inventory) dan piutangnya dikatakan kurang baik walaupun kemampuan dana yang tertanam dalam inventory perputarannya diatas 1 kali. karena rasionya cenderung menurun yang mengakibatkan dibawah nilai rata-rata lima tahun terakhir. Sedangkan untuk analisis rasio profitabilitas; dapat dikatakan bahwa kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba, dikatakan relatif baik atau laba yang diperoleh stabil
Berdasarkan hasil analisis rasio keuangan terhadap Perusahaan Tegel CV. Penataran Blitar, dapat disimpulkan bahwa perkembangan kondisi keuangan CV. Penataran Blitar, stabil (cukup baik) sesuai dengan proporsi kebutuhan perusahan tersebut. Apabila perusahaan tersebut melakukan pengembangan atau peningkatan jasa usahanya dapat di implikasikan untuk tahun-tahun berikutnya.

 

Keyword : Analisis Rasio Keuangan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/71/jiptummpp-gdl-s1-2005-wahyuefend-3538-1.+Penda-n.pdf


Keywords


Analisis Rasio Keuangan