ANALISIS PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45

Vania Dwi Cahyaning Damantantri

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian studi peristiwa (event study) dengan judul:  Pengaruh Biaya Sosial Terhadap Volume Perdagangan Saham Perusahaan Yang  Termasuk Dalam Indeks LQ 45 .
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya sosial setelah  tanggal publikasi laporan keuangan terhadap volume perdagangan saham baik secara  simultan maupun parsial.  Dalam penelitian ini, hipotesis yang diajukan oleh peneliti adalah: diduga biaya  sosial setelah tanggal publikasi laporan keuangan berpengaruh terhadap volume  perdagangan saham perusahaan, dan diduga biaya pengelolaan lingkungan, biaya  pemantauan produksi, biaya kesejahteraan pegawai dan biaya masyarakat sekitar  perusahaan secara parsial atau masing-masing berpengaruh terhadap volume  perdagangan saham perusahaan.
Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis diatas adalah analisis  korelasi, regresi berganda, uji R2, uji F, dan uji t.  Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara biaya  pengelolaan lingkungan, biaya pemantauan produksi, biaya kesejahteraan pegawai  dan biaya masyarakat sekitar perusahaan dengan volume perdagangan saham. Hal  tersebut dibuktikan dengan nilan signifikannya kurang dari 0,05.
Hasil analisis regresi berganda menunjukkan persamaan sebagai berikut: LnY= - 5,841- 0,064 LnX1 - 0,368 X2 + 0,235 X3 + 6,787 X4+e.
Hasil uji R2 menunjukkan angka sebesar 0,243 yang menerangkan bahwa biaya  sosial (biaya pengelolaan lingkungan, biaya pemantauan produksi, biaya  kesejahteraan pegawai, dan biaya masyarakat sekitar perusahaan) dapat menjelaskan  volume perdagangan saham sebesar 24,3% dan yang 75,7% dijelaskan oleh variabel  lain diluar penelitian ini.
Hasil uji F hitung adalah 0,667, sedangkan F tabel sebesar 2,61 yang berarti F  hitung < F tabel. Berarti tidak terdapat pengaruh variabel bebas secara keseluruhan  terhadap variabel terikat.
Hasil uji t menunjukkan bahwa untuk biaya pengelolaan lingkungan T hitung < T  tabel (-0,543<1,684), biaya pemantauan produksi T hitung < T tabel (-0,448<1,684),
biaya kesejahteraan pegawai T hitung < T tabel (0,288<1,684), dan biaya masyarakat  sekitar perusahaan T hitung < T tabel (0,899<1,684) berarti tidak terdapat pengaruh  antara variabel bebas secara parsial atau masing-masing terhadap variabel terikat.
Dari hasil analisis peneliti menyimpulkan bahwa baik secara simultan maupun  parsial tidak ada pengaruh biaya sosial setelah tanggal publikasi laporan keuangan  terhadap volume perdagangan saham.
Berdasararkan kesimpulan diatas, peneliti menyarankan sebaiknya perusahaan  tetap peduli terhadap masalah-masalah sosial dan lingkungan hidup karena  perusahaan mengambil keuntungan dari sumber disekitarnya dan jika perusahaan  dapat menunjukkan kinerja sosialnya maka perusahaan dapat meminimalkan  pengeluaran biaya akibat tuntutan masyarakat dimasa yang akan datang. Sedangkan
untuk investor, sebaiknya investor dapat menjadikan faktor tanggung jawab sosial  perusahaan sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk melakukan investasinya.

 

Keyword : Biaya sosial, Volume perdagangan saham

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/184/jiptummpp-gdl-s1-2007-vaniadwica-9169-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Biaya sosial; Volume perdagangan saham