ANALISIS KELAYAKAN PENAMBAHAN MESIN PRODUKSI KERIPIK APEL "AISYAH" Pada UD. Ramli Sejahtera Di Batu

Nurul Hidayati

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada usaha kecil menengah (UKM) dengan judul ? Analisis Kelayakan Penambahan Mesin Produksi Keripik Apel ?Aisyah? pada UD. Ramli Sejahtera di Batu?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan rencana penambahan mesin produksi keripik apel ?Aisyah? pada UD. Ramli Sejahtera.
Alat analisis yang digunakan untuk menilai layak atau tidaknya investasi tersebut dilihat dari aspek pasar dan pemasaran dengan menggunakan metode trend linier yaitu suatu analsis yang digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui prospek penjualan sehingga dapat ditentukan perlu atau tidaknya investasi, untuk aspek teknis dan teknologi dilihat dari perubahan lay out pabrik yang disebabkan oleh nilai investasi. Sedangkan aspek keuangan menggunakan arus kas, cost of capital (COC), kriteria kelayakan investasi yaitu metode Payback Period (PP)  umur ekonomis/ waktu yang disyaratkan, maka usulan diterima dan sebaliknya, Net Present Value (NPV)0 maka usulan investasi dapat diterima dan sebaliknya, Average Rate Of Return (ARR)COC dan Internal Rate Of Return (IRR)COC maka usulan investasi ini diterima dan sebaliknya, Profitability Index (PI)1 maka usulan investasi ini diterima dan sebaliknya. Analisis berikutnya adalah analisis risiko dengan pendekatan standar deviasi untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyimpangan antara nilai riil dengan nilai yang diharapkan. Sebelum menggunakan alat analisis tersebut diatas peneliti melakukan analisis SWOT terlebih dahulu dalam mengidentifikasi berbagai faktor lingkungan internal dan eksternal secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan dengan menggunakan matrix SWOT.
Berdasarkan analisis matrix SWOT dan aspek pasar dan pemasaran dapat diketahui bahwa prospek penjualan dari tahun ketahun mengalami peningkatan, maka usulan investasi tersebut dapat diterima. Untuk metode penilaian investasi pada perhitungan PP dihasilkan 2 bulan 25 hari  36 bulan maka usulan investasi tersebut layak untuk dilakukan, NPV sebesar Rp 34.118.092,00  0 maka usulan investasi ini diterima, selain itu investasi penambahan mesin ini juga dapat diterima dengan alasan perhitungan IRR sebesar 40,31 %  22,6%/ tahun atau 1,8 %/bulan, ARR sebesar 249,4%  22,6%/ tahun atau 1,8 %/bulan dan PI sebesar 213,7 %. Sedangkan ditinjau dari analisis risikonya dapat disimpulkan bahwa nilai standar deviasi atau risiko penyimpangan dari masing-masing perhitungan masih normal dengan alasan hasil perhitungan yang diperoleh dari standar deviasi pada pendapatan penjualan bersih sebesar Rp 57.597.100,00 atau 191,99 %  nilai rata-rata pendapatan penjualan bersih sebesar Rp106.088.123,00, standar deviasi EAT Rp 55.615.175,00 atau 185,4%  nilai rata-rata EAT sebesar Rp 74.818.547,00 dan standar deviasi cash flow Rp 55.499.598,00 atau 184,99%  nilai rata-rata cash flow sebesar Rp 75.253.230,00.
Berdasarkan kesimpulan diatas penulis dapat mengimplikasikan bahwa UD.Ramli Sejahtera perlu melakukan penambahan mesin produksi yang dinilai dapat meningkatkan kapasitas produksi sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dan dapat menunjang terjadinya peningkatan profit sesuai dengan yang diharapkan.

 

Keyword : kelayakan, mesin produksi

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/149/jiptummpp-gdl-s1-2006-nurulhiday-7428-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


kelayakan; mesin produksi