Department of Accounting, 2006

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI SISTEM BAGI HASIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BMT SYARIAH UMMAT LUMAJANG

Nafi RismawatiANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI SISTEM BAGI HASIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BMT SYA

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada BMT Syariah Ummat Lumajang dengan topik ?Analisis Penerapan Akuntansi Sistem Bagi Hasil Pembiayaan Mudharabah Pada BMT Syariah Ummat Lumajang?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi sistem bagi hasil pembiayaan mudharabah yang dilakukan oleh BMT Syariah Ummat Lumajang, dan untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi sistem bagi hasil pembiayaan mudharabah di BMT Syariah Ummat dengan ketentuan menurut PSAK No.59 tentang perbankan syariah.
Alat analisis yang digunakan analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran mengenai penerapan akuntansi system bagi hasil pembiayaan mudharabah. Adapun langkah-langkahnya adalah melakukan perhitungan transaksi sistem bagi hasil pembiayaan mudharabah yang dilakukan oleh BMT Syariah Ummat Lumajang, melakukan identifikasi atas penerapan akuntansi sistem bagi hasil pembiayaan mudharabah yang dilakukan oleh BMT Syariah Ummat Lumajang, dan melakukan analisis penerapan akuntansi sistem bagi hasil pembiayaan mudharabah yaitu membandingkan penerapan akuntansi sistem bagi hasil yang diterapkan oleh BMT Syariah Ummat Lumajang dengan PSAK No.59.
Dari hasil analisis tersebut, BMT Syariah Ummat Lumajang dalam penerapan sistem bagi hasil melalui proses pembiayaan yaitu dengan cara menyalurkan dana kepada masyarakat guna meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan usaha bagi usaha kecil menengah. Dan dalam melakukan penilaian pembiayaan mudharabah, BMT Syariah Ummat Lumajang menggunakan prinsip-prinsip yang berlaku pada lembaga perbankan yaitu prinsip 5C. Untuk perhitungan bagi hasil, BMT Syariah Ummat menentukan perhitungan nisbah bagi hasil pada saat akad dan besarnya nisbah tidak sama tergantung dari keuntungan yang diperoleh pengelola dana selama hal ini telah disepakati bersama dan ditetapkan dengan jelas di awal akad perjanjian. Standar akuntansi yang digunakan oleh BMT Syariah Ummat Lumajang adalah PSAK No.59 tentang perbankan syariah. Secara keseluruhan, penerapan akuntansi BMT Syariah Ummat Lumajang mulai dari aktivitas pengukuran, pengakuan, pencatatan dan penyajian laporan keuangan sudah sesuai dengan ketentuan yang di PSAK No.59.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan agar BMT Syariah Ummat Lumajang lebih mengembangkan pembiayaan yang berdasarkan prinsip bagi hasil yang sesuai dengan konsep lembaga keuangan syariah dan dalam penerapan akuntansi sistem bagi hasil BMT Syariah Ummat Lumajang di samping berpedoman pada PSAK NO.59 juga berpedoman pada PAPSI.

 

Keyword : Sistem bagi hasil, pembiayaan mudharabah, BMT syariah

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/151/jiptummpp-gdl-s1-2006-nafirismaw-7516-PENDAHUL-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC