PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN DAN KEBIJAKAN HUTANG (DEBT) TERHADAP TINGKAT PENGEMBALIAN SAHAM

ELITA HAMIMA

Abstract


Penelitian ini merupakan studi empiris dengan mengambil sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dengan judul ? Pengaruh Kebijakan Dividen dan Kebijakan Hutang (debt) Terhadap Tingkat Pengembalian Saham?.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt) berpengaruh terhadap tingkat pengembalian saham; dan untuk mengetahui variabel manakah yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap tingkat pengembalian saham.
Dalam penelitian ini, hipotesis yang diambil yaitu: terdapat pengaruh kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt) terhadap tingkat pengembalian saham.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier berganda untuk mengetahui apakah kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt) berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengembalian saham. Untuk mengetahui seberapa besar variabel bebas menjelaskan variabel terikatnya digunakan uji koefisien determinasi (R2). Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan digunakan uji F. Sedangkan untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial digunakan uji t.
Hasil perhitungan dengan regresi diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,126 dan koefisien korelasi sebesar 0,355. Sedangkan hasil uji F menunjukkan Fhitung < Ftabel (1,056<4,23) dan nilai probabilitas >α (0,388>0,05) dan hasil uji t diketahui t hitung DPR <1,706), t hitung DER <1,706), t hitung DR <1,706).
Dari hasil analisis regresi tersebut, berdasarkan tolok ukur yang digunakan, maka tidak ada pengaruh kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt) terhadap tingkat pengembalian saham. Faktor-faktor diluar variabel pengamatan berpengaruh lebih dominan terhadap tingkat pengembalian saham
Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan lebih berhati-hati dalam memutuskan kebijakan dividen dan kebijakan hutang. Untuk investor sebaiknya tidak hanya menggunakan dividen dan hutang sebagai informasi yang relevan untuk melakukan investasi.

 

Keyword : kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt)

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/138/jiptummpp-gdl-s1-2006-elitahamim-6864-PENDAHUL-N.PDF


Keywords


kebijakan dividen dan kebijakan hutang (debt)