ANALISA LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT. BPR MANDIRI DANA SEJAHTERA MADIUN

Tian Ristanawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui kinerja keuangan perusahaan dalam mengelola dana bank pada PT. BPR Mandiri Dana Sejahtera Madiun dengan menggunakan analisis Rasio
Data-data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung melainkan data tersebut telah diterbitkan oleh instansi terkait. Data sekunder yang digunakan penulis berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri atas neraca dan laba/rugi dari tahun 2003-2005. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis rasio..
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jika dilihat Rasio Likuiditas yaitu quick ratio bank belum dapat dikatakan liquid dimana tingkat quick ratio yang dimiliki bank sebesar 25.16, 13.13 dan 6.82, Banking Ratio di tahun 2003, 2004, 2005 mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan bank telah mendapatkan kepercayaan dari luar yang dianggap mampu menyelesaikan kewaiban jangka pendeknya dan Loan to Assets Ratio di tahun 2003, dan 2004 mengalami peningkatan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam memenuhi pinjaman nasabah dengan menggunakan aktiva meningkat atau dalam keadaan baik. Dilihat dari rasio permodalan untuk Primary Ratio di tahun 2003, dan 2004 mengalami peningkatan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam menyanggah assets akibat berbagai kerugian yang tidak dapat dihidari dalam keadaan baik , Capital Ratio di tahun 2003, 2004 dan 2005 mengalami penurunan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam menyanggah jumlah pinjaman nasabah dalam keadaan buruk dan Capital Adequaty Ratio di tahun 2003, 2004 dan 2005 mengalami penurunan, dengan demikian Bank kurang memiliki kecukupan modal guna menutupi kemungkinan kegagalan dalam pemberian kredit Sedangkan ditinjau dari rasio profitabilitas yaitu Gross Profit Margin di tahun 2003, 2004 dan 2005 mengalami peningkatan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam menghasilkan laba operasi cukup baik, Net Profit Margin di tahun 2003, 2004 dan 2005 mengalami penurunan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam menghasilkan laba bersih cukup buruk. dan Return on Equity dan Net Income to Total Assets di tahun 2003 dan 2004 mengalami penurunan, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam menghasilkan laba bersih melalui penggunaan modal kurang baik
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang dapat diberikan kepada perusahaan tersebut adalah : dengan melihat masih terdapat penurunan terhadap Quick ratio, hendaknya bank menetapkan policy likuiditasnya dengan menetapkan kebiaksanaan self liquiditing approach. Yaitu pendekatan peningkatan likuiditas bank melalui peningkatan pembayaran kembali kredit dan penanaman dalam surat-sruat berharga, sesuai dengan tanggal jatuh temponya dan pihak Managemen Bank hendaknya dapat menekan serendah mungkin biaya dana dengan cara memilih komposisi sumber dana atau modal asing yang akan memberikan biaya yang paling rendah.

 

Keyword : LAPORAN KEUANGAN; ALAT MENILAI KINERJA KEUANGAN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/246/jiptummpp-gdl-s1-2008-tianristan-12279-1.+Penda-n.PDF


Keywords


LAPORAN KEUANGAN; ALAT MENILAI KINERJA KEUANGAN