ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PEMBERIAN KREDIT PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) WLINGI PAHALA PAKTO BLITAR

Bekti Setyawan

Abstract


Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar, sebagai salah satu bank yang secara khusus bergerak di bidang perkreditan tentunya harus memiliki sistem pengendalian manajemen perkreditan yang lengkap untuk meminimalisir tingkat kredit macet di masa hadapan. Selama lebih 10 tahun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar telah bergerak dibidang perkreditan khususnya untuk usaha menengah ke bawah khususnya di Kabupaten Blitar. Di dalam pemberian kredit diharapkan dapat dikembalikan oleh nasabah secara tepat waktu, untuk kemudian dapat digunakan oleh nasabah lain yang memerlukan kredit. Oleh karena itu pemberian kredit harus dilakukan secara selektif dan diperlukan adanya penilaian kredit sehubungan dengan permintaan kredit guna menentukan sejauh mana peminjam dapat dipercaya untuk diberikan fasilitas kredit dan memenuhi kewajiban mengembalikan kredit yang diterimanya sesuai dengan perjanjian kredit yang telah disepakati bersama.
Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan sistem pengendalian intern pemberian kredit pada PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung ke obyek penelitian dengan maksud agar memperoleh data dan keterangan yang lengkap sesuai dengan masalah yang akan dibahas.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan kesimpulan dari penelitian ini adalah Struktur organisasi PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar yang tidak lengkap yaitu tidak adanya bagian analis kredit yang secara spesifik bertugas mengelola rekenng-rekening nasabah termasuk pengendalian piutang yang jatuh tempo serta pengendalian barang jaminan nasabah. Oleh karena itu dipandang perlu diadakan pembenahan struktur organisasi PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar yaitu dengan menambahkan bagian monitoring kredit. Sistem dan prosedur Pemberian kredit yang telah dilaksanakan oleh telah cukup baik ditetapkan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar. Namun demikian beberapa hal yang menjadi temuan terhadap sistem dan prosedur pemberian kredit adalah belum adanya ketentuan yang mengatur hasil akhir analisis oleh Credit Risk Management (CRM), belum diaturnya ketentuan pendokumentasian dan pengadministrasian kredit yang telah atau tidak disetujui setelah analisis dilakukan oleh Credit Risk Management (CRM), tidak diaturnya secara tegas upaya-upaya sebagai bentuk dari pengawasan kredit, belum diaturnya sistem mengenai pembinaan kredit, dimana pembinaan kredit ini adalah upaya yang berkesinambungan (mulai sejak pencairan kredit sampai dengan kredit dibayar lunas termasuk pemecahan masalahnya). Apabila ditinjau dari segi prosedur dan pentahapan pemberian kredit, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar telah cukup baik dalam menerapkan praktek-praktek yang sehat. Namun demikian yang lebih penting adalah perubahan sikap mental yang lebih baik untuk masa yang akan datang khususnya dalam melaksanakan praktek-praktek yang sehat dalam menjalankan aktivitas pernghimpunan dana serta penyaluran kredit oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wlingi Pahala Pakto Blitar. Prinsip kehati-hatian harus tetap dipegang teguh oleh seluruh karyawan bank, khususnya mereka yang ditempatkan pada bagian kredit. Bentuk prinsip kehatin-hatian tersebut dapat diwujudnyatakan dalam aktivitas pegawai bank sehari-hari.

 

Keyword : Pemberian Kredit

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/239/jiptummpp-gdl-s1-2008-bektisetya-11937-01.+PEND-N.pdf


Keywords


Pemberian Kredit