PENERAPAN FLEXIBLE BUDGET SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN INDUSTRI KULIT ?SURYA? MAGETAN

YUSUF RONI

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Industri Kulit ?Surya? Magetan dengan Judul ?Penerapan Fleksibel Budget sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi pada Perusahaan Industri Kulit ?Surya? Magetan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian biaya produksi dan mengkaji fleksibel budget sebagai alat pengendalian biaya produksi di Perusahaan Industri Kulit ?Surya? Magetan
Alat analisis yang digunakan yaitu dengan memmisahkan biaya produksi berdasarkan tingkah lakunya,memisahkan biaya semi variabel ke dalam biaya tetap dan biaya variabel dengan menggunakan metode kuadrat kecil,menganalisi selisih yang terjadi antara anggran fleksibel dengan realisasi biaya produksi dengan menggunakan metode interpolasi.
Hasil perhitungan Bahan baku terdapat selisih yang menguntungkan sebesar Rp 4.055.200; hasil tersebut dapat membuktikan bahwa harga bahan actual lebih rendah dari yang telah dianggarkan. Biaya tenaga kerja langsung terjadi selisih yang menguntungkan sebesar Rp. 10.680.104;. hasil tersebut dapat membuktikan bahwa tariff upah yang telah ditetapkan lebih rendah dari pada yang telah dianggarkan. Biaya bahan penolong yang terjadi menujukan adanya selisih yang tidak menguntungkan yaitu sebesar Rp. 5.0099.241; hal tersebut menujukkan biaya bahan penolong actual lebih tinggi dari anggaran. Biaya tenaga kerja tak langsung yang terjadi menujukkan adanya selisih yang tidak menguntungkan yaitu sebesar Rp. 45.110.648; hal tersebut menujukkan biya tenaga kerja tak langsung actual lebih tinggi dari anggaran. Biaya bahan bakar trerjadi selisih yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 1.406.355; hasil tersebut dapat membuktikan telah terjadi peningkatan biaya pengadaan bahan bakar. Biaya listrik, air, telepon menujukkan adanya selisih yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 29.123.418; hal tersebut dapat membuktikan bahwa telah terjadi pemborosan dalam penggunaan fasilitas ini. Biaya reparasi dan pemeliharaan telah terjadi selisih yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 5.472.522; kondisi tersebut dapat membuktikan bahwa periode tersebut telah terjadi pembekaan biaya karena banyak kerusakan. Biaya lain-lain telah terjadi selisih yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 3.369.862;. hal tersebut dapat membuktikan bahwa biaya yang dikeluarkan melebihi atas anggaran.
Dari hasil analisis diatas mak dapat diambil kesimpulan bahwa perusahaan Industri Kulit Surya Magetan dalam melakukan pengendalian biaya produksi tidak membedakan biaya produksi semi variabel kedalam biaya tetap dan biaya variable. Pengendalian biaya produksi juga kurang efektif dan jika dilihat secara teliti maka dapat dikatakan bahwa perusahaan tidak dapat mengendaliakan biaya produksi dengan baik.
Berdasarkan kesimpulan diatas penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan Industri Kulit Surya Magetan untuk mengevaluasi kembali atas penggunaan fixed budget.

 

Keyword : BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN INDUSTRI

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/207/jiptummpp-gdl-s1-2007-yusufroni0-10330-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN INDUSTRI