ANALISIS PERHITUNGAN BAGI HASIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI KBMT AL-IKHLAS LUMAJANG

Yeni Puspa Indah

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif pada KBMT Al-Ikhlas Lumajang dengan topik ?Analisis Perhitungan Bagi Hasil Pembiayaan Mudharabah di KBMT Al-Ikhlas Lumajang?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perhitungan bagi hasil pembiayaan mudharabah di KBMT Al-Ikhlas dan mengetahui apakah penerapan perhitungan bagi hasil di KBMT Al-Ikhlas sudah sesuai dengan prinsip syariah baik ditinjau dari kebijakan internal manajemen dan kepuasan anggota
Teknik analisa data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu metode yang mengolah data-data berdasarkan data yang diterima dari perusahaan dengan membandingkan apa yang ada pada teori yang bertujuan untuk membandingkan apakah sistem yang diterapkan oleh perusahaan telah sesuai dengan prinsip syariah.
Dari hasil analisis tersebut, KBMT Al-Ikhlas Lumajang dalam penerapan sistem bagi hasil melalui proses pembiayaan yaitu dengan cara menyalurkan dana kepada masyarakat guna meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan usaha bagi usaha kecil menengah. Dalam melakukan penilaian pembiayaan KBMT Al-Ikhlas Lumajang mengunakan dua prosedur yaitu Membuat perhitungan kebutuhan modal dan melakukan pendekatan 5C. KBMT Al-Ikhlas menentukan perhitungan nisbah pada saat akad melalui proses tawar menawar dan besarnya nisbah antar anggota tidak sama tergantung dari besarnya pembiayaan dan perkiraan keuntungan yang diperoleh. Ada dua metode yang digunakan dalam bagi hasil mudharabah di KBMT Al-Ikhlas Lumajang yaitu bagi keuntungan/laba (profit sharing) atau bagi pendapatan (revenue sharing). Dalam hal memberikan bagi hasil keuntungan dan pendapatannya tidak semua anggota KBMT Al-Ikhlas memberikan setiap bulan, ada juga anggota yang memberikan bagi hasil keuntungannya pada waktu jatuh tempo. Jika anggota selama pembiayaan mengalami kerugian maka anggota tidak diwajibkan membayar keuntungan tapi hanya diwajibkan membayar pinjaman pokok. KBMT Al-Ikhlas dalam penerapan perhitungan bagi hasil juga sudah menerapkan prinsip syariah dengan baik seperti Prinsip Keadilan, Prinsip Kemitraan, Prinsip Keterbukaan dan Universalitas.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan Sebagai lembaga keuangan syariah, maka KBMT Al-Ikhlas Lumajang harus tetap menjalankan operasionalnya dengan prinsip-prinsip syariah jangan menjadikan prinsip syariah hanya sebagai simbol semata. Dan perlu program peningkatan mutu SDM pada KBMT Al-Ikhlas, sehingga tercipta tenaga-tenaga yang professional dalam mengenal dan memahami aplikasi lembaga keuangan syariah. Dalam memperhitungkan kerugian sebaiknya KBMT Al-Ikhlas Lumajang mengacu pada PSAK NO. 59 dan juga berpedoman pada PAPSI (Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia), agar keadilan bisa diciptakan.

 

Keyword : Bagi Hasil dan Pembiayaan Mudharabah

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/208/jiptummpp-gdl-s1-2007-yenipuspai-10362-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Bagi Hasil; Pembiayaan Mudharabah