ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIK PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

Idha Agustin

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif dengan judul ?Analisis Tingkat Kesehatan Bank Sebelum Dan Sesudah Go Publik Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesehatan bank sebelum dan sesudah go publik serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat kesehatan bank sebelum dan sesudah go publik pada Bursa Efek Jakarta.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesehatan bank adalah dengan analisis CAMEL, yaitu analisis keuangan suatu bank dan penilaian manajemen suatu bank yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk mengetahui tentang tingkat kesehatan dari bank yang bersangkutan. Analisis CAMEL terdiri dari Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Risked Assets (RORA), Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), rasio kewajiban bersih call money terhadap aktiva lancar, dan rasio kredit terhadap dana yang diterima. Sedangkan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kesehatan bank sebelum dan sesudah go publik menggunakan uji beda T-Test model Wilcoxon.
Hasil dari analisis CAMEL menunjukkan bahwa Bank Mandiri sebelum go publik memiliki predikat tingkat kesehatan bank kurang sehat, sedangkan setelah go publik memiliki predikat tingkat kesehatan bank cukup sehat. Untuk Bank Central Asia sebelum go publik memiliki predikat tingkat kesehatan bank kurang sehat, dan sesudah go publik tidak mengalami perubahan predikat tingkat kesehatan bank. Kemudian untuk Bank Rakyat Indonesia sebelum dan sesudah go publik memiliki predikat tingkat kesehatan bank cukup sehat.
Dari hasil uji beda T-Test model Wilcoxon dapat diketahui bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan tingkat kesehatan bank yang dinilai dengan CAMEL pada Bank Mandiri, Bank Central Asia, dan Bank Rakyat Indonesia sebelum dan sesudah go publik.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat memberikan saran bahwa sebaiknya Bank Mandiri meningkatkan aspek kualitas manajemen dengan harapan tingkat kesehatan bank juga akan mengalami peningkatan. Untuk Bank Central Asia sebaiknya meningkatkan RORA agar rasio bersih nilai CAMEL meningkat, dengan tujuan agar Bank Central akan mampu bersaing dengan bank lainnya. Sedangkan untuk Bank Rakyat Indonesia sebaiknya meningkatkan RORA, NPM agar lebih mengoptimalkan aktiva yang dimiliki untuk memperoleh laba dan agar kepercayaan masyarakat atau nasabah terhadap Bank Rakyat Indonesia juga semakin meningkat.

 

Keyword : Tingkat kesehatan bank, go publik

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/208/jiptummpp-gdl-s1-2007-idhaagusti-10370-Pendahul-n.PDF


Keywords


Tingkat kesehatan bank; go publik