STANDARISASI SISTEM PELAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) (Studi pada Sektor Usaha Keripik Pisang di Kabupaten Lumajang)

Yunie Indah Lestari

Abstract


UMKM adalah salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara ataupun daerah. Beragam jenis usaha telah dikembangkan oleh UMKM di Indonesia sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing daerah, salah satunya adalah sektor usaha keripik pisang di Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur. Mayoritas produsen kripik pisang di Lumajang masih menjalankan sistem manajemen tradisional dan belum melakukan pencatatan akuntansi, sehingga laporan keuangan yang sesuai SAK tidak pernah dibuat. Prospek ke depan usaha ini sangat baik, oleh karenanya penulis melakukan penelitian dengan judul Standarisasi Sistem Pelaporan Keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (Studi pada Sektor Usaha Keripik Pisang di Kabupaten Lumajang).
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sistem pelaporan keuangan yang sudah diterapkan pada sektor usaha keripik pisang di Kabupaten Lumajang, dan merumuskan standarisasi sistem pelaporan keuangan yang sesuai untuk diterapkan pada sektor usaha tersebut.
Penelitian yang tergolong dalam research and development ini dilakukan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Populasi dalam penelitian adalah sektor usaha keripik pisang di Kabupaten Lumajang. Pengambilan sampel ditetapkan secara purposive, yaitu sebanyak empat produsen keripik pisang.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, meliputi kajian penerapan sistem pelaporan yang selama ini diterapkan pada sektor usaha keripik pisang. Terdiri dari analisis pencatatan keuangan, meliputi bukti transaksi serta tahap-tahap pencatatan siklus akuntansi, dan analisis pelaporan keuangan, kemudian dirumuskan model pelaporan keuangan yang sesuai untuk diterapkan pada sektor usaha tersebut. Melalui sistem pelaporan keuangan usaha yang dibuat, diinterpretasikan juga kegiatan usaha selama satu periode dan dideskripsikan prospektus kedepan usaha tersebut.
Dari hasil analisis disimpulkan bahwa selama ini UMKM sektor usaha keripik pisang di Kabupaten Lumajang belum melakukan proses akuntansi dan pembukuan secara benar dalam mengelola keuangan perusahaannya.
Sistem akuntansi konvensional merupakan sistem yang paling cocok untuk diterapkan pada UMKM sektor usaha ini. Sistem tersebut berupa siklus akuntansi sederhana yang akan memudahkan manajemen perusahaan dalam mengelola keuangannya, terdiri dari: kegiatan pencatatan dan jurnal, pengelompokkan, peringkasan, dan pelaporan.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis menyarankan agar UMKM sektor usaha keripik pisang dalam mengelola keuangan perusahaan seharusnya menggunakan proses akuntansi dan pembukuan secara benar, walaupun dengan sistem maupun metode yang sederhana. Pengelola UMKM sudah seyogyanya mau mempelajari sistem pengelolaan keuangan yang baik dengan menggunakan proses akuntansi, oleh karenanya diperlukan peran serta Dinas Kopindag untuk memberikan pembinaan kepada sektor usaha ini.

 

Keyword : Sistem Pelaporan Keuangan; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/208/jiptummpp-gdl-s1-2007-yunieindah-10374-PENDAHUL-N.PDF


Keywords


Sistem Pelaporan Keuangan; Usaha Mikro; Kecil; dan Menengah (UMKM)