PENGARUH NILAI KURS TERHADAP KINERJA PASAR MODAL DI INDONESIA (STUDI PADA BEJ)

HENDRO PURNOMO

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus perubahan nilai kurs Rp/US $ terhadap kinerja pasar modal Indonesia, dengan judul Pengaruh Nilai Kurs Terhadap Kinerja Pasar Modal Indonesia (Studi Pada BEJ) tahun 2001-2006.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh perubahan nilai kurs Rp/US $ terhadap kinerja pasar modal Indonesia pada jangka pendek dan panjang (dalam hal ini IHSG dan NPS) serta untuk mengetahui hubungan kausalitas (saling mempengaruhi) antara perubahan nilai kurs dan kinerja pasar modal Indonesia.
Dalam penelitian ini penulis mengambil hipotesa, bahwa nilai kurs Rp/US $ mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pasar modal dalam jangka pendek dan jangka panjang dan nilai kurs Rp/US $ mempunyai hubungan kausalitas (saling mempengaruhi) dengan pasar modal.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah nilai kurs tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pasar modal serta untuk melihat hubungan kauslitasnya adalah dengan menggunakan model regresi linier dinamis dengan pendekatan error correction model. Untuk melihat pengaruh kurs terhadap kinerja pasar modal dalam jangka pendek digunakan uji ECM, untuk pengaruh jangka panjang digunakan uji kointegrasi, dan untuk untuk mengetahui hubungan kausalitas digunakan uiji kausalitas model Angger Grangger.
Dari hasil analisis menunjukkan bahwa Kurs/US $ berpengaruh secara signifikan dalam jangka panjang maupun jangka pendek terhadap kinerja pasar modal Indonesia. Meskipun hasil analisis ini masih menghasilkan R2 yang dihasilkan masih menunjukkan angka diatas nol berarti masih ada faktor diluar variable ekonomi yang mempengaruhi kinerja pasar modal Indonesia. Dari pengujian ini terdapat hubungan positif antara kurs Rp/US $ terhadap kinerja pasar modal Indonesia. Dari pengujian hubungan kausalitas didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan signifikan timbal balik antara Kurs Rp/US $ terhadap kinerja pasar modal dalam hal ini diwakili oleh IHSG dan NPS
Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kondisi pasar modal Indonesia belumlah efisien tetapi mulai menunjukkan sinyal penguatan kinerja menuju level semistrong form efficient market. Kondisi menunjukkan bahwa tidak semua informasi yang ada dalam pasar modal Indonesia mampu menunjukkan kondisi riil dalam pasar modal Indonesia. Penguatan kinerja ini masih rentan dengan persoalan di luar konteks ekonomi dengan kata lain kondisi politik masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja pasar modal Indon.

 

Keyword : Nilai Kurrs, Pasar modal BEJ

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/211/jiptummpp-gdl-s1-2007-hendropurn-10533-pendahul-n.pdf


Keywords


Nilai Kurrs; Pasar modal BEJ