ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT EVALUASI KINERJA KEUANGAN KOPERASI (Studi Kasus Pada KUD Sri Tanjung Lumajang)

Satria Agung Wibowo

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus dengan judul ? Analisis Rasio Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Evaluasi Kinerja Keuangan Kopersi (studi kasus pada KUD Sri Tanjung Lumajang)?. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kinerja keuangan koperasi periode 2001-2005. Alat Analisis yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan secara time series yang disesuaikan dengan ?Pedoman Klasifikasi Koperasi No.129/KEP/M.KUKMI/XI/2002? dari Dinas Koperindag.
Tingkat likuiditas KUD Sri Tanjung Lumajang mulai periode 2001 sampai 2005 masih belum sesuai dengan standar penilaian dari Dinas Koperindag, sehingga termasuk dalam kriteria kurang baik. Hal ini dikarenakan nilai bersih yang dicapai untuk rasio likuiditas berada di bawah standar minimum yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan peningkatan hutang lancar hampir mendekati peningkatan komponen aktiva lancar, sehingga berdampak pada kemampuan koperasi dalam melunasi hutang jangka pendeknya cenderung menurun.
Kondisi solvabilitas KUD Sri Tanjung Lumajang menurut standar penilaian dari Dinas Koperindag termasuk dalam kriteria kurang baik karena nilai bersih yang dicapai mulai periode 2001 sampai 2005 berada dibawah standar minimum yang ditetapkan. Kemampuan koperasi membayar hutang dengan menggunakan modal sendiri cukup baik karena berada diatas standar maksimum yang ditetapkan, namun kondisi ini belum bisa dikatakan baik karena beban hutang koperasi yang semakin tinggi dari tahun ke tahun tidak seimbang dengan peningkatan modal sendiri dan total aktiva yang dihasilkan. Hal ini disebabkan koperasi membuka cabang baru pada unit usaha simpan pinjam dan adanya pinjaman berupa Senkuko pada unit usaha waserda, ini berakibat pada kemampuan koperasi dalam menghasilkan keuntungan dengan menggunakan modal sendiri yang beresiko menurun.
Kondisi rentabilitas KUD Sri Tanjung Lumajang dilihat dari tingkat perputaran aktiva, profitabilitas, rentabilitas modal sendiri dan pengembalian aktiva menurut standar penilaian yang ditetapkan oleh Dinas Koperindag mulai periode 2001 sampai 2005 termasuk dalam kriteria cukup baik. Walaupun demikian, kondisi ini belum bisa dikatakan baik karena setiap tahunnya rentabilitas yang dihasilkan cenderung menurun. Penurunan ini seiring dengan penurunan sisa hasil usaha yang diperoleh koperasi, ini dikarenakan adanya kebijakan rasionalisasi keanggotaan, besarnya aktiva yang digunakan untuk cabang baru dan meningkatnya biaya usaha koperasi.
Hasil perhitungan rasio keuangan secara keseluruhan KUD Sri Tanjung Lumajang periode 2001 sampai 2005 termasuk dalam kriteria kurang baik dan mengalami penurunan. Penurunan tingkat kesehatan koperasi tersebut disebabkan koperasi belum mampu meningkatkan nilai likuiditas dan solvabilitasnya sesuai dengan standar penilaian yang telah ditetapkan dari Dinas Koperindag. Selain itu tingginya beban operasional yang ditanggung koperasi menyebabkan rentabilitas koperasi cenderung menurun.

 

Keyword : KEUANGAN, KOPERASI

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/212/jiptummpp-gdl-s1-2007-satriaagun-10583-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


KEUANGAN; KOPERASI