FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM PENENTUAN NISBAH BAGI HASIL ATAS PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BANK SYARIAH

AFRILIA ANNISA BUDIATI

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada tiga Bank Syariah yang ada di Malang, yaitu PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk, PT. BRI (Persero) Unit Usaha Syariah, dan PT. BNI Syariah dengan judul ?Faktor-faktor yang Dipertimbangkan Dalam Penentuan Nisbah Bagi Hasil Atas Pembiayaan Mudharabah pada Bank Syariah?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah, faktor-faktor yang dipertimbangkan dan faktor yang paling dipertimbangkan dalam penentuan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah yang diberikan kepada nasabah setiap bank syariah.
Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan data yang diperoleh dari setiap bank syariah, mendeskripsikan seluruh data yang diperoleh, membandingkan data yang diperoleh dari satu bank syariah dengan bank syariah lainnya., mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan perhitungan dan faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah di setiap bank syariah dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan.
Dari hasil wawancara yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa perhitungan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah yang berlaku di setiap bank syariah berbeda antara bank yang satu dengan yang lain, akan tetapi dalam perhitungan pembiayaan mudharabah, setiap bank syariah tetap berpedoman pada Fatwa Dewan Syariah Nasional.
Dan diketahui faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah yaitu : Prosentase rata-rata laba/laba setara efektif, jumlah nominal pembiayaan mudharabah yang diajukan nasabah, kemampuan nasabah untuk membayar angsuran, resiko yang akan diterima bank atas pembiayaan mudharabah, jangka waktu pengembalian pembiayaan mudharabah, situasi persaingan pasar, hubungan baik antara bank dengan nasabah, suku bunga konvensional, dan keinginan nasabah untuk membayar angsuran. Sedangkan faktor yang paling dipertimbangkan dalam penentuan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah yaitu : Prosentase rata-rata laba/laba setara efektif.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya manajemen bank syariah lebih transparan lagi dalam perhitungan nisbah bagi hasil atas pembiayaan mudharabah termasuk dalam cara penentuan prosentase rata-rata laba/laba setara efektif atau target keuntungan untuk setiap nasabahnya, supaya nasabah merasa nyaman dalam bekerjasama dengan bank syariah.

 

Keyword : Nisbah, Bagi Hasil, Pembiayaan Mudharabah.

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/212/jiptummpp-gdl-s1-2007-afriliaann-10584-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Nisbah; Bagi Hasil; Pembiayaan Mudharabah