ANALISIS PORTOFOLIO TERHADAP SAHAM DENGAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi Pada Saham LQ-45 Periode 2005- 2006)

Yoyon Sugianto

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang berjudul ?Analisis Portofolio Terhadap Saham dengan Model Indeks Tunggal (Studi Pada Saham LQ 45 Periode 2005-2006). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saham-saham apa saja dan berapa proporsinya yang dapat membentuk portofolio optimal serta untuk mengetahui besarnya tingkat risiko dan pengembalian portofolio optimal dengan menggunakan model indeks tunggal pada saham indeks LQ 45 selama periode penelitian.
Populasi dalam penelitian dengan menggunakan model indeks tunggal pada saham Indeks LQ 45 yang tercatat di Bursa Efek Jakarta periode Agustus 2005-Juli 2006 terdapat 2 periode, masing-masing periode terdapat 45 emiten. Kriteria-kriteria
yang digunakan dalam pemilihan sampel penelitian adalah Saham yang selalu masuk dalam daftar Indeks LQ 45 periode Agustus 2005-juli 2006 dan Saham indeks LQ 45 yang memiliki daftar rasio dalam laporan keuangan yang lengkap selama periode penelitian.
Berdasarkan hasil analisis portofolio dengan menggunakan model indeks tunggal, dapat diketahui bahwa terdapat 8 saham yang termasuk dalam portofolio optimal pada periode Agustus 2005-Januari 2006 yaitu PGAS (Perusahaan Gas
Negara Tbk), ANTM (Aneka Tambang Tbk), KLBF (Kalbe Farma Tbk), AALI (Astra Agro Lestari Tbk), PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam Tbk), MEDC (Medco Energi International Tbk), LSIP (PP London Sumatera Tbk), dan BLTA (Berlian laju Tanker Tbk) dengan proporsi dana tertinggi dimiliki oleh AALI yang bergerak disektor perkebunan yaitu sebesar 22% dan pada periode Februari 2006-Juli 2006 terdapat 10 saham yang termasuk dalam portofolio optimal yaitu BLTA (Berlian laju Tanker Tbk), INCO (International Nickel Ina Tbk), UNSP (Bakrie
Sumatera Plantation Tbk), AALI (Astra Agro Lestari Tbk), SMRA (Summarecon Agung Tbk), LSIP (PP London Sumatera Tbk), PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam Tbk), UNTR (United Tractors Tbk), KIJA (Kawasan Industri Jababeka Tbk), BNGA (Bank Niaga Tbk) dengan proporsi dana tertinggi dimiliki oleh SMRA (Summarecon Agung Tbk) yang bergerak disektor Property dan Real Estate sebesar 28%. Pada periode Agustus 2005?Januari 2006 tingkat pengembalian portofolionya 37% dengan risiko portofolio sebesar 2.9%, sedangkan pada periode Februari 2006-Juli 2006 tingkat pengembalian portofolionya 42% dengan risiko portofolio sebesar 2.4%. Berdasarkan evaluasi kinerja portofolio diketahui bahwa terjadi revisi atau perubahan terhadap efek-efek pembentuk portofolio optimal pada periode Agustus 2005-Juli 2006 karena tingkat pengembalian tidak sesuai dengan dengan tingkat
risiko portofolionya.

 

Keyword : Model Indeks Tunggal, Portofolio Optimal, Saham LQ 45

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/212/jiptummpp-gdl-s1-2007-yoyonsugia-10585-01.+PEND-N.PDF


Keywords


Model Indeks Tunggal; Portofolio Optimal; Saham LQ 45