KORELASI ANTARA MOTIF MENONTON, TERPAAN TAYANGAN SINETRON KOMEDI SITUASI BAJAJ BAJURI DI TRANS TV DAN KEPUASAN MENONTON PADA MASYARAKAT (Study Uses and Gratifications Pada Masyarakat RT: 04 RW: 01 Kelurahan Ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro)

ANNY NUR ZUBAIDAH

Abstract


Media informasi televisi semakin banyak memberikan pilihan program acara kepada pemirsanya. Fenomena menunjukkan bahwa akhir-akhir ini, acara televisi semakin marak dengan hadirnya tayangan-tayangan hiburan berupa sinetron yang bernuansakan komedi situasi. Berawal dari fenomena tersebut, penulis tertarik untuk meneliti tentang kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat setelah menonton salah satu tayangan hiburan berupa sinetron komedi situasi yang ada di salah satu TV swasta. Yaitu sinetron sitkom Bajaj Bajuri yang ditayangkan di TransTV. Bajaj Bajuri merupakan sebuah sinetron komedi situasi yang ceritanya dikemas dalam sebuah cerita lucu yang memuat pesan-pesan moral bagi masyarakat umum. Dengan latar belakang inilah, maka penulis ingin mengetahui adakah korelasi antara motif dan terpaan tayangan sinetron komedi situasi Bajaj Bajuri di TransTV dengan kepuasan menonton pada masyarakat RT:04 RW:01 Kelurahan Ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori Uses and Gratifications. Dimana dalam teori ini meneliti tentang asal mula kebutuhan manusia secara psikologis dan sosial, yang menimbulkan harapan tertentu dari media massa atau sumber-sumber lain, yang membawa pada pola terpaan media (media expossure) yang berlainan/keterlibatan pada kegiatan lain dan menimbulkan pemenuhan kebutuhan dan akibat-akibat lain, dan barangkali juga termasuk yang tidak kita inginkan. Berkaitan dengan penelitian ini, maka variabel-variabel yang ada dalam penelitian ini diantaranya adalah motif menonton sebagai variabel antisiden (X1), terpaan tayangan sebagai variabel independen (X2) dan kepuasan menonton sebagai variabel dependen (Y). Dimana antar ketiga variabel tersebut sifatnya adalah kausal.
Metode penelitian ini adalah menggunakan metode survey, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan quisioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Populasi dalam penelitian ini adalah warga masyarakat RT:04 RW:01 kelurahan ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 249 orang dengan karakteristik tertentu. Diantaranya adalah masyarakat yang dirumahnya terdapat pesawat televisinya, masyarakat yang pernah menonton tayangan sitkom Bajaj Bajuri min 1 kali dalam seminggu, berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan serta berusia antara 25-35 tahun. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan ?simple random sampling?. Yaitu pengambilan sampel yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Dan setelah dihitung dengan menggunakan rumus Yamane dengan presisi sebesar 1%,didapat jumlah sampel sebanyak 55 orang. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan dokumenter. Sedangkan analisa datanya menggunakan rumus korelasi ganda dengan dengan koefisien uji F. dimana sebelumnya akan dicari terlebih dahulu rumus korelasi sederhananya melalui product moment dengan uji t.
Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa koefisien korelasi ganda r (multiple R) hitung sebesar 0,727 > r tabel product moment sebesar 0,226. yang menyatakan besarnya derajat keeratan hubungan antar variabel X1, variabel X2 dan variabel Y secara serentak. Kemudian dari hasil uji F diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 29,032 > F tabel (5%) sebesar 3,175. Maka, dengan demikian hipotesis kerja yang telah dirumuskan sebelumnya adalah diterima. Yaitu ada hubungan yang psitif dan signifikan antara motif dan terpaan tayangan sinetron komedi situasi Bajaj Bajuri di Trans TV dengan kepuasan menonton pada masyarakat. Dari hasil analisa data tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat kepuasan menonton pada masyarakat RT : 04 RW : 01 Kelurahan Ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro termasuk dalam interval 0,600-0,799 yang berarti termasuk dalam kategori erat/kuat.

 

Keyword : Motif, Terpaan, Kepuasan Menonton


Keywords


Motif; Terpaan; Kepuasan Menonton