AUDIT MANAJEMEN PADA FUNGSI SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN UNTUK MENILAI EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PROGRAM KERJA RSU dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Dian Rachmawati

Abstract


Pengembangan sumber daya manusia merupakan peluang lain yang dimanfaatkan untuk menghadapi pesaing ditengah perkembangan teknologi dan modal yang mudah dijangkau. Sumber daya manusia tidak saja dipandang sebagai unsur produksi melainkan manusia yang memiliki emosi dan kepribadian aktif yang dapat dijadikan kekuatan untuk menggerakan unit organisasi. Posisi manajemen sumber daya manusia merupakan terpenting dalam pengembangan inovasi dan menciptakan suasana kerja yang kondusif pada masing-masing bagian sehingga iklim yang tercipta adalah berbenah dengan mempertahankan yang terbaik dan memperbaiki yang terpuruk. Rumah sakit adalah mediator organisasi sektor publik yang langsung berkaitan dengan pasien dan sumber daya manusia, sehingga secara otomatis para pekerja dituntut untuk dapat berpikir dan mengambil keputusan dengan kondisi pilihan. Artinya pihak manajemen rumah sakit dituntut untuk terus dapat mengeksplorasi kebutuhan para pekerja dengan pengembangan ilmu, teknologi dan keterampilan sehingga selanjutnya akan dimplementasikan melalui program kerja rumah sakit yang sistematis. Pemeriksaan manajemen (audit manajemen) merupakan salah satu alat untuk mengevaluasi sistem manajemen (dalam hal ini sub bagian kepegawaian RSU dr. Saiful Anwar Malang), sehingga penilaian terhadap kinerja manajemen akan terdokumentasi. Tujuan penilaian tidak hanya melakukan evaluasi tetapi merupakan salah satu bahan acuan yang dapat digunakan untuk mendukung visi misi selanjutnya.
Efisiensi dan efektifitas adalah tolak ukur yang digunakan dalam penilaian tersebut sehingga range penilaian program kerja telah ditentukan. Keterkaitan antara pemeriksaan manajemen dengan efisiensi efektifitas erat hubungannya. Tahap-tahap proses pemeriksaan akan dilakukan dengan tujuan memperoleh bukti-bukti sebagai dasar dalam pengambilan keputusan melalui rekomendasi perbaikan sesuai hasil temuan yang diperoleh sehingga ada dasar autentik dalam memberi saran jkritik. Perlu diketahui dalam pembuatan suatu program kerja tidak hanya membutuhkan unsur input melainkan waktu dan biaya diperhitungkan. Program kerja yang dievaluasi difokuskan pada sub bagian kepegawaian karena pengembangan sumber daya manusia (pekerja) mulai dari penerimaan, seleksi hingga masa akhir jabatan merupakan tanggungjawab, tugas dan wewenang. Alasan inilah yang menyebabkan bagian tersebut harus dievaluasi karena secara tidak langsung berpengaruh terhadap proses perkembangan sumber daya manusia (pekerja). Terjadinya inefisiensi dan inefektifitas dalam penggunaan waktu dan biaya secara otomatis akan terminimalisir. Bentuk evaluasi berupa saran dan kritik dapat menyokong keputusan selanjutnya dan perwujudan hasil tersebut akan tergambar dalam suasana kerja.

 

Keyword : Audit manajemen, organisasi sektor publik, efisiensi efektifitas dan program kerja

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/195/jiptummpp-gdl-s1-2007-dianrachma-9739-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Audit manajemen; organisasi sektor publik; efisiensi efektifitas; program kerja