CASH FLOW STATEMENT SEBAGAI SALAH SATU ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DATI II KABUPATEN MALANG ( Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah Dati II Kabupaten Malang )

ADI RETNANINGTYAS

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Daerah Dati II Kabupaten Malang yang berbasis pada laporan arus kas dan juga untuk mengetahui sejauh mana prestasi pemerintah daerah dalam mengelola kas dan setara kas.
Fungsi utama laporan keuangan khususnya laporan arus kas adalah berguna untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai penerimaan dan pembayaran kas pemerintah baik pusat maupun daerah selama periode akuntansi dan juga menjadi alat pertanggungjawaban arus kas masuk dan arus kas keluar. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa laporan arus kas dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah, yang dapat dinilai dengan common size dan rasio arus kas (cash flow ratios analysis).
Obyek penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Dati II Kabupaten Malang untuk tahun 2003-2005 dengan menggunakan metode langsung dalam menyusun laporan arus kas.
Metode analisis yang digunakan adalah cash flow statement dengan common size dan empat kelompok rasio yang terpilih yaitu untuk mengukur Tingkat ketergantungan pada berbagai sumber yaitu dilihat dari aktivitas operasi, investasi dan pembiayaan. Tingkat kemampuan membayar bunga dan pokok pinjaman jangka panjang dilihat dari rasio pembayaran dan total sumber dana yang dibutuhkan untuk hutang jangka panjang. Tingkat kecukupan arus kas untuk memenuhi kebutuhan pemerintah yang dilihat dari pembayaran hutang jangka panjang, reinvestasi dan penutupan hutang. Dan rasio efisiensi hasil pengembalian arus kas atas aktiva.
Dari hasil common size tersebut penerimaan kas hampir seluruhnya berasal dari kegiatan operasi sebesar 99,99% untuk tahun 2003, 99.96% untuk tahun 2004 dan 99.79% untuk tahun 2005. Rasio arus kas yang digunakan selama tiga tahun periode pengamatan tersebut dapat nilai baik untuk: Tingkat ketergantungan pada berbagai sumber pada: kegiatan operasi 15.2% pada tahun 2003, kegiatan investasi -6.1% pada tahun 2005 dan kegiatan pembiayaan 0.4% pada tahun 2003. Tingkat kemampuan membayar bunga dan pokok pinjaman jangka panjang pada rasio pambayaran hutang 82.4% tahun 2005 dan pada total sumber dana yang dibutuhkan untuk membayar hutang jangka panjang 0.2% tahun 2005. Tingkat kecukupan arus kas untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dari pembayaran hutang jangka panjang 1.2% pada tahun 2005, reinvestasi 16.2% pada tahun 2005 dan penutupan hutang 2.1% pada tahun 2005. dan efisiensi 0.4 pada tahun 2003 dan 2005.
Kesimpulan yang didapat adalah pemerintah daerah kabupaten malang dinilai sudah bagus karena tingkat kemampuan membayar bunga dan pinjaman jangka panjang, tingkat kecukupan arus kas untuk memenuhi kebutuhan pemerintah, dan efisiensi walupun tingkat ketergantungan pada berbagai sumber masih tinggi.

 

Keyword : Cash Flow Statement, kinerja keuangan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/197/jiptummpp-gdl-s1-2007-adiretnani-9819-2.+PENDA-N.pdf


Keywords


Cash Flow Statement; kinerja keuangan