Department of Accounting, 2007

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

ANALISIS PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TAPAL KUDA DI JAWA TIMUR DITINJAU DARI SEGI EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS

Liliyana Liliyana

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Pemerintah Daerah Tapal Kuda di Jawa Timur dengan judul ? Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Tapal Kuda Di Jawa Timur Ditinjau Dari Segi Efisiensi dan Efektifitas ?
Tujuan peneliltian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi kinerja keuangan Pemmerintah Daerah Tapal Kuda di Jawa Timur. Penelitian ini membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2001 sampai 2005.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan daerah dengan menggunakan analisis rasio keuangan daerah yaitu, Rasio Efisiensi dan Rasio Efektifitas.
Hasil perhitungan rasio efektifitas dan rasio efisiensi Pemda Tapal Kuda masing-masing rata-rata pertahun sebesar 134,29 % dan 2,5 % untuk Pemda Gresik, 129,70 % dan 2,5 % untuk Pemda Sidoarjo, 148,88 % dan 2,7 % untuk Pemda Pasuruan, 140 % dan 1,7 % untuk Pemda Probolinggo, 121,41 % dan 1,6 % untuk Pemda Jember, 148,35 % dan 1,7 % untuk Pemda Situbondo, 152,63 % dan 1,0 % untuk Pemda Bondowoso dan 133 % dan 1,6 % untuk Pemda Banyuwangi. Sedangkan rata-rata rasio efektifitas dan rasio efisiensi Pemda Tapal Kuda sebesar 138,60 % dan 1,9 %. Rata-rata pertahun dari perkembangan rasio efektifitas dan efisiensi, masing-masing sebesar untuk Pemda Gresik sebesar (0,06%) dan 0,02 %, untuk Pemda Sidoarjo sebesar (0,08%) dan 0,01 %, untuk Pemda Pasuruan sebesar (0,08%) dan 0,02 %, untuk Pemda Probolinggo sebesar 0,06 % dan (0,05%), untuk Pemda Jember sebesar (0,17 %) dan (0,02%), untuk Pemda Situbondo sebesar 0,02 % dan 0,1 %, untuk Pemda Bondowoso sebesar (0,05%) dan (0,02%) untuk Pemda Banyuwangi sebesar (0,05%) dan 0,04 %.
Hasil perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa Pemda yang mempunyai kinerja keuangan yang efektif adalah Pemda Pasuruan, Pemda Probolinggo, Pemda Situbondo dan Pemda Bondowoso. Pemda yang mempunyai kinerja keuangan yang efisien adalah Pemda Probolinggo, Pemda Jember, Pemda Situbondo, Pemda Bondowoso dan Pemda Banyuwangi. Rata-rata perkembangan rasio efektifitas Pemda Tapal Kuda cenderung menunjukkan nilai negatif. Berarti bahwa Pemda Tapal Kuda belum dapat mempertahankan atau meningkatkan perkembangan rasio efektifitas. Rata-rata perkembangan rasio efisiensi pemerintah daerah Tapal Kuda juga cenderung menunjukkan nilai positif. Berarti bahwa Pemda Tapal Kuda dapat mempertahankan atau meningkatkan perkembangan rasio efisiensi.
Berdasarkan uraian diatas, penulis dapat menyarankan sebaiknya pemerintah daerah Tapal Kuda menekan seminim mungkin biaya pemungutan PAD, mempertahankan tingkat efisiensi dan efektifitas dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

 

Keyword : Kinerja, Efisiensi, Efektifitas

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/197/jiptummpp-gdl-s1-2007-liliyana02-9821-1.+PENDA-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC