PENERAPAN BALANCED SCORE CARD UNTUK MENILAI KINERJA PT. MEGAH UTAMA KRIYA NUGRAHA MALANG

Hariadi Hariadi

Abstract


Orientasi PJTKI pada pasar luar negeri yang turbulen dan kompetitif, menuntut perusahaan ini mampu membangun keunggulan bersaing. Operasi lintas negara menuntut PJTKI mampu menyediakan produk jasa yang sesuai dengan standar jasa internasional serta selalu tanggap dengan perubahan regulasi multilateral serta kondisi ekonomi global yang setiap saat bisa mengancam. PJTKI harus mampu membangun kompetensi inti, melakukan perbaikan berkesinambungan dan terarah, serta membangun langkah-langkah strategik yang terukur.
Untuk kebutuhan ini manajemen membutuhkan ukuran kinerja perusahaan yang lebih luas dan tepat. Kaplan dan Norton menawarkan Balanced Scorecard sebagai alat perencanaan strategik sekaligus piranti ukur kinerja perusahaan yang komprehensif. Berdasarkan uraian permasalahan di atas, rumusan masalah yang ditetapkan peneliti adalah ?Apa saja indikator penyusun 4 perspektif Balanced Scorecard yang tepat untuk PT Megah Utama Kriya Nugraha dan bagaimanakah kinerjanya jika diukur menggunakan Balanced Scorecard??
PT Megah Utama Kriya Nugraha dalam periode penelitian sedang menerapkan strategi pertumbuhan (growth) melalui konsentrasi via integrasi horizontal. Ukuran yang tepat pada 4 perspektif Balanced Scorecard adalah pertama, perspektif keuangan yaitu Return on Investment (ROI), dan Revenue Growth. Kedua, perspektif pelanggan, yaitu customer retention dan customer Acquistion. Ketiga, perspektif proses bisnis internal, yaitu Service error rate, Service error tertangani, Minimize error rate & rework (MERR), Efektivitas Ruang Kelas, Kendali alokasi. Keempat, Jumlah produk Jasa baru, Employee Retention, Employee Training, dan Absenteeism. Seluruh indikator tersebut kemudian ditentukan bobotnya menggunakan metode Proses Hierarki Analisis (Analisys Hierarchy Process/AHP).
Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, hasil pengukuran kinerja menunjukkan kemampuan perusahaan menggunakan resource yang dimiliki untuk meningkatkan keutungan dari pendapatan yang dihasilkan. Meski sempat mengalami penurunan kinerja pada tahun 2003, pada tahun 2004 PT. Megah Utama Kriya Nugraha mampu bangkit dari keterpurukan dan merubah kondisinya sehingga meraih keuntungan yang besar. Metode pengukuran balanced scorecatd mampu mendeteksi penyebab penurunan kinerja yang diakibatkan oleh penurunan kinerja perspektif pelanggan dan proses bisnis internal akibat tidak adanya pemberdayaan karyawan yang dimiliki oleh perusahaan.

 

Keyword : Balanced Scorecard

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/193/jiptummpp-gdl-s1-2007-hariadi006-9631-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Balanced Scorecard