ANALISIS DU PONT UNTUK MENGUKUR PROFITABILITAS PERUSAHAAN SEPATU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

SUPRIHATIN SUPRIHATIN

Abstract


Penelitian yang digunakan penulis menggunakan studi kasus pada suatu perusahaan yang bersifat deskriptif dengan judul ?ANALISIS DU PONT UNTUK MENGUKUR PROFITABILITAS PERUSAHAAN SEPATU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur profitabilitas perusahaan sepatu yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama tiga tahun periode akuntansi yaitu tahun 2003 sampai tahun 2005.
Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan adalah analisis Du Pont diantaranya analisis Return on Investment (ROI), Net Profit Margin (NPM), dan Total Assets Turnover (TATO). ROI digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan penggunaan keseluruhan aktiva perusahaan yang dimiliki. Net Profit Margin digunakan untuk mengukur besarnya laba bersih yang dicapai dari sejumlah penjualan tertentu. Total Assets Turnover digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi penggunaan keseluruhan aktiva perusahaan didalam menghasilkan volume penjualan tertentu. Jadi alat analisis yang digunakan dalam sistem Du Pont adalah ROI = NPM X TATO.
Hasil perhitungan dengan alat analisis ROI untuk PT. Sepatu Bata Tbk tahun 2003 sebesar 15,51, tahun 2004 sebesar 13,54, dan tahun 2005 sebesar 8,19. Sedangkan hasil analisis dengan analisis NPM untuk PT. Sepatu Bata Tbk tahun 2003 sebesar 8,81, tahun 2004 sebesar 8,01, dan tahun 2005 sebesar 5,77. Sedangkan hasil analisis dengan analisis TATO untuk PT. Sepatu Bata Tbk tahun 2003 sebesar 1,76, tahun 2004 sebesar 1,69, dan tahun 2005 sebesar 1,42. Analisis ROI untuk PT. Primarindo Asia Infrasructure Tbk tahun 2003 sebesar (46,61), tahun 2004 sebesar (37,23), tahun 2005 sebesar (14,63). Sedangkan hasil analisis dengan analisis NPM untuk PT. Primarindo Asia Infrasructure Tbk tahun 2003 sebesar (211,88), tahun 2004 sebesar (120,11), dan tahun 2005 sebesar (34,03). Sedangkan hasil analisis dengan analisis TATO untuk PT. Primarindo Asia Infrasructure Tbk tahun 2003 sebesar 0,22, tahun 2004 sebesar 0,31, dan tahun 2005 sebesar 0,43. Analisis ROI untuk PT. Surya Intrindo Makmur Tbk tahun 2003 sebesar (20,60), tahun 2004 sebesar (7,69), dan tahun 2005 sebesar (11,25). Sedangkan hasil analisis dengan analisis NPM untuk PT. Surya Intrindo Makmur Tbk tahun 2003 sebesar (33,22), tahun 2004 sebesar (11,14), dan tahun 2005 sebesar (19,39). Sedangkan hasil analisis dengan analisis TATO untuk PT. Surya Intrindo Makmur Tbk tahun 2003 sebesar 0,62, tahun 2004 sebesar 0,69, dan tahun 2005 sebesar 0,58.
Dari hasil analisis ROI, NPM, dan TATO tersebut, perusahaan yang menghasilkan profit adalah PT. Sepatu Bata Tbk meskipun dari tahun 2003 sampai tahun 2005 jumlah profitnya mengalami penurunan. Sedangkan PT. Primarindo Asia Infrasructure Tbk dan PT. Surya Intrindo Makmur Tbk mengalami kerugian meskipun dari tahun ke tahun jumlah kerugiannya mengalami penurunan.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan sepatu melakukan perbaikan dalam manajemen keuangan perusahaan yaitu melakukan penekanan terhadap biaya operasional, dan menggunakan aktivanya secara efisien guna menghasilkan volume penjualan yang besar serta untuk meningkatkan profit perusahaan.

 

Keyword : DU PONT, PROFITABILITAS

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/194/jiptummpp-gdl-s1-2007-suprihatin-9667-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


DU PONT; PROFITABILITAS